Jumat, 10 April 2026

Idul Adha

Jelang Idul Adha 1445 Hijriah, Ini Harga Hewan Kurban di Bogor

Pedagang hewan kurban tampak membuka lapal di pinggir-pinggir jalan raya seperti Jalan Parung-Bogor, Jalan Baru Bambu Kuning Bojonggede

Penulis: Hironimus Rama | Editor: dodi hasanuddin
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
Jelang Idul Adha 1445 Hijriah, Ini Harga Hewan Kurban di Bogor 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOJONGGEDE - Penjualan hewan kurban mulai marak di Kabupaten Bogor menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah yang jatuh pada  17 Juni 2024.

Pantauan TribunnewsDepok.com, pedagang hewan kurban tampak membuka lapal di pinggir-pinggir jalan raya seperti Jalan Parung-Bogor, Jalan Baru Bambu Kuning Bojonggede hingga Jalan Raya Pabuaran - Citayam.

Salah satu lokasi penjualan hewan kurban yang cukup besar berada di Jalan Baru Bambu Kuning Bojonggede, tepatnya di pertigaan menuju ke Jalan Raya Tegar Beriman.

Baca juga: Jelang Idul Adha 1445 Hijriah, Pedagang Harga Hewan Kurban Bermunculan di Kabupaten Bogor

Di tempat ini, terdapat dua lapak yang menjual sapi asal Bima dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan juga sapi dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

Lalu, berapa harga sapi-sapi yang dijual di sini?

Wawan, penjual hewan kurban di Lapak Sapi Kurban Bima Sumbawa NTT Bersaudara, mengatakan harga sapi yang dijual berada di kisaran Rp 15 juta hingga Rp 40 juta.

"Saya sudah buka lapak sejak dua minggu lalu. Pengunjung sudah mulai ramai. Sementara penjualan baru sekira 5 persen," kata Wawan di Bojonggede, Sabtu (18/5/2024).

Baca juga: Idap Kanker Stadium 4, Deswita Maharani Mengaku Dokter Tak Menyarankan Ayahnya Jalani Kemoterapi

Dia mengaku sudah jualan di Jalan Baru Bambu Kuning sejak 2020 atau selama 5 tahun terakhir.

"Tahun ini saya bawa 110 ekor sapi. Untuk jenisnya, ada sapi Bali, sapi Jawa, dan peranakan sapi NTB," tuturnya.

Menurut Wawan, penjualan hewan kurban baru akan ramai mulai H-20 hingga menjelang Idul Adha.

"Biasanya banyak pesanan pada 20 hari hingga 10 hari memjelang Idul Adha," tuturnya.

Senada Abdul Khair, pedagang hewan kurban asal Bima, Nusa Tenggara Barat, mengaku dirinya membuka lapak di Jalan Baru Bambu Kuning sejak tiga pekan lalu.

"Alhamdulilah, pelanggan yang niat berkurban sudah mulai berdatangan," ucap Khair.

Baca juga: Kasus Pemerasan Firli Bahuri ke Syahrul Yasin Limpo Mandek, Begini Penjelasan Bareskrim Polri

Khair membawa 143 sapi dari peternakan Kandang Bima Farm di Nusa Tenggara Barat.

"Saat ini sapi yang terjual mencapai 30 persen," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved