Guru Besar UI
Pendiri Lippo Group Mochtar Riady Saksikan Pengukuhan Guru Besar FKUI Prof. Dr. dr. Andri Maruli
Untuk mencapai kejayaan olahraga Indonesia perlu penanganan muktahir penanganan atley cedera. Mochtar Riady hadir dalam pengukuhan Prof. Andri Maruli.
Oleh karena itu, saat ini atlet atau olahragawan yang mengalami cedera dapat mencari penanganan
terbaik di Indonesia tanpa perlu bepergian keluar negeri.
Penanganan mutakhir seperti operasi minimal invasif dan terapi sel menggunakan sel punca/stem cell juga sudah diberikan bagi atlet dan olahragawan di Indonesia dengan hasil yang baik.
Baca juga: UI Tambah Kuota Mahasiswa Baru, Februari 2024 Jalur SNBP dan Kelas Internasional Buka Pendaftaran
Saat ini, sudah didapat pemahaman yang lebih baik akan perlunya kerja sama tim dalam
penanganan cedera olah raga, sehingga seorang atlet dapat kembali mencapai prestasi yang optimal.
Operasi rekonstruksi atau repair yang dilakukan seorang ahli orthopaedi, hanyalah sebagian kecil
dari keseluruhan penanganan cedera akibat olah raga.
"Penanganan cedera olah raga perlu dilakukan secara holistik, menyeluruh, dan terpadu, tidak hanya berhenti pada operasi,” ujar Prof. Andri
Ia juga menceritakan bahwa saat ini Program Studi Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi serta
Program Studi Ilmu Kedokteran Olah raga berkembang dengan sangat baik di FKUI.
Hal ini memberi kesempatan suatu kerja sama yang baik antara dokter yang menangani dan atlet yang
mengalami cedera olahraga.
Baik dari sisi penanganan operasi oleh seorang ahli orthopaedi, pemulihan oleh ahli kedokteran fisik dan rehabilitasi, maupun pelatihan untuk kembali berprestasi oleh ahli kedokteran olah raga.
Melalui pelbagai perkembangan tersebut, atlet dengan cedera olah raga mempunyai harapan untuk
dapat pulih, kembali berkompetisi, dan berprestasi dengan optimal.
Kejayaan Olahraga Indonesia
Untuk mencapai kejayaan olahraga Indonesia, diperlukan tatalaksana holistik yang tidak hanya melibatkan dokter orthopaedi dan atlet/olahragawan yang mengalami cedera.
Tetapi juga memerlukan penanganan mutakhir, menyeluruh dan terpadu bersama pihak-pihak yang terlibat termasuk spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, spesialis kedokteran olah raga, pelatih/coach, terapis, maupun klub atau organisasi olahraga yang menaungi.
Teknik operasi pada seluruh penanganan cedera olahraga, juga berkembang dengan cepat.
Begitu pula alat bantu atau implan yang dipergunakan.
Oleh karena itu, diperlukan selalu penelitian termasuk uji klinis yang baik untuk mendapatkan evidence yang paling tepat.
Baca juga: UI Ungkap 60 Persen Sumber Air Tanah di Bekasi dan Lampung Tercemar Bakteri E Coli
Prof. Dwi Sosok Perencanaan Wilayah Berbasis Data Ilmiah yang Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke-24 UI |
![]() |
---|
Sosok Guru Besar FEB UI Angkat Isu Perbudakan Modern, Ungkap Akuntansi Alat Perjuangkan Hak Pekerja |
![]() |
---|
Klinik Ortodonti RSKGM FKG UI Berikan Kepuasan, Prof Krisnawati: Perempuan Pentingkan Penampilan |
![]() |
---|
Guru Besar FKG UI: Sel Punca Bibir Langit-langit Jadi Harapan Masa Depan untuk Rekontruksi Tulang |
![]() |
---|
Guru Besar ke-6 UI Tahun 2025 Ungkap Google Earth Engine Dapat Pahami Ancaman Bencana Lebih Mendalam |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.