Rabu, 13 Mei 2026

Pemilu 2024

Spanduk Kampanye Mengganggu Estetika Kota, Warga Minta Pemasangannya Jangan Berlebihan

Menurut warga bernama Nisa (24), dirinya tidak mempermasalahkan pemasangan baliho dan spanduk

Tayang:
Penulis: Ramadhan LQ | Editor: Vini Rizki Amelia
Warta Kota/Ramadan LQ
Baliho-Spanduk di bawah flyover Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Pemasangan alat peraga kampanye (APK) seperti baliho hingga spanduk menjadi salah satu strategi dalam masa kampanye.

Baik itu kampanye para calon legislatif maupun calon presiden dan wakil presiden.

Jejeran baliho dan spanduk belakangan memang menghiasi di seluruh pelosok wilayah di negeri ini.

Seperti yang ada di wilayah Jakarta Selatan, tepatnya di kawasan Kebayoran Baru dan Mampang Prapatan.

Baca juga: Ammar Zoni Tiga Kali Tertangkap karena Narkoba, Pengajuan Rehabilitasinya Jadi Terhambat

Di Kebayoran Baru, baliho dan spanduk caleg dari berbagai partai dipasang di pagar luar Lapangan Sepak Bola Blok S.

Sejumlah bendera partai politik pun tampak memenuhi pagar tersebut.

Pemasangan baliho serta spanduk caleg turut terlihat di bawah flyover Mampang.

Bahkan, banyak APK dipasang di sepanjang Jalan Kapten Tendean. Hal tersebut mendapat tanggapan dari masyarakat yang melihatnya.

Baca juga: Prabowo-Gibran Bakal Dirikan Kedubes Indonesia di Palestina dan Angkat Utusan Khusus

Menurut warga bernama Nisa (24), dirinya tidak mempermasalahkan pemasangan baliho dan spanduk.

"Boleh sih masang APK, tapi enggak berlebihan kaya gitu," ujar dia, kepada Wartakotalive.com, Sabtu (6/1/2024).

Seharusnya, tambah Nisa, APK dipasang di tempat yang strategis agar tidak mengganggu keindahan kota.

Baca juga: Orang Tua Siswa Tolak Relokasi SDN Pondok Cina 1, DPRD Akan Panggil Pemkot Depok

"Tempatnya harus strategis. Jadi kesannya merusak sarana dan infrastruktur kota. Jadi enggak menjaga estetika wilayah," katanya.

Di sisi lain, Qolbi (31), warga lainnya mengatakan adanya spanduk dan baliho itu membuat masyarakat dapat mengetahui para caleg yang berkontestasi dalam Pemilu 2024.

Namun, ia juga meminta agar tetap mempertimbangkan aspek estetika kota serta keselamatan pengendara yang melintas.

"Takutnya kaya kejadian di Kembangan, Jakarta Barat beberapa waktu lalu. Baliho roboh sampai menimpa motor," tutur dia.

Baca juga: Kalah Dua Kali dari Libya, Kapten Timnas Indonesia Jordi Amat Sampaikan Pesan Mendalam

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved