Kabar Duka
Pesan Terakhir Bang Ucu pada Anaknya, Agar Jadi Orang Baik dan Tak Usah Jadi Pejabat
Sebelum meninggal dunia, Bang Ucu rupanya menitipkan pesan kepada anak laki-laki pertamanya, Chato Badra Mandrawata alias Bang Chatu.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Nuri Yatul Hikmah
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, TANAH ABANG — M. Yusuf Muhi alias Bang Ucu meninggal dunia karena sakit, Selasa (2/1/2024) sekira pukul 16.15 WIB di rumaynya, Jalan Kebon Pala III, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Kepergian pendekar Betawi itu menyisakan duka mendalam bagi masyarakat DKI Jakarta, khusunya Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Pasalnya, Bang Ucu dikenal sebagai orang yang kerap mendahulukan kepentingan orang banyak, daripada dirinya sendiri.
Bang Ucu juga masyhur dengan kiprahnya di dunia pesilatan lantaran pernah mengalahkan Rosario de Marshall alias Hercules pada 1990-an.
Baca juga: Legenda Betawi Bang Ucu Sosok Petarung Andal di Wilayah Tanah Abang Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Kini, tersisa namanya yang dikenang masyarakat sebagai seorang tokoh betawi tiada tanding.
Sebelum meninggal dunia, Bang Ucu rupanya menitipkan pesan kepada anak laki-laki pertamanya, Chato Badra Mandrawata alias Bang Chatu.
Menurut Chatu, ayahnya berpesan agar ia dan 12 anak Bang Ucu lainnya menjadi orang yang baik dan bermanfaat bagi orang lain.
"Yang benar aja jadi orang, jangan merugikan orang lain. Bermanfaat sama orang lain," kata Chatu saat ditemui di rumah duka, Rabu (3/1/2024).
Baca juga: Kisah Bang Ucu Jawara Betawi Keluaran Pesantren Tebuireng yang Depak Hercules dari Tanah Abang
Selain itu, ayahnya juga berpesan agar anak-anaknya tidak jadi seorang pejabat.
Pasalnya, hal itu merupakan salah satu pekerjaan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
"Pesan dia enggak mau anaknya jadi pejabat, maunya pengusaha. Itu kan petintah Rasulullah kan jadi pengusaha," kata Chatu.
Lebih lanjut, Chatu mengenang sosok sang ayah sebagai pembela kepentingan masyarakat di atas keluarga dan dirinya sendiri.
Oleh karenanya, kehilangan sosok Bang Ucu bagi Chatu adalah duka yang sangat mendalam.
"Dia pembela kepebtingan masyarakt daripada dirinya sendiri. Keluarganya nomor dua, yang penting masyarakat," ungkap Chatu.
Baca juga: Panglima Perang Betawi, Bang Ucu Akan Serahkan Kekuasaan di Tanah Abang ke Putra Sulungnya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.