Sabtu, 11 April 2026

Pilpres 2024

Burhanuddin Muhtadi: Gibran Secara Mayoritas Dinobatkan sebagai Pemenang Debat Cawapres

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi sebut Gibran mayoritas dinobatkan pemenang debat Cawapres.

Editor: dodi hasanuddin
Istimewa
Burhanuddin Muhtadi: Gibran Secara Mayoritas Dinobatkan sebagai Pemenang Debat Cawapres 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan mayoritas responden menganggap Gibran sebagai pemenang, unggul dari Muhaimin Iskandar dan Mahfud MD dalam debat Cawapres.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi.

Menurut Burhanuddin, dalam survei yang dilakukan via telepon pada tanggal 23-24 Desember ini, sebanyak 35,9 persen responden menyatakan menonton debat.

Baca juga: Soal Tudingan Mahfud MD Tak Jawab Terkait Rasio Pajak, TKN: Jawaban Gibran Cerdas dan Menyeluruh

Sementara 63,9 persen lainnya tidak menyaksikan acara tersebut.

Dari responden yang menonton, 56,2 persen menganggap Gibran Rakabuming Raka adalah penampil terbaik, diikuti oleh Mahfud MD 24,2 persen dan Muhaimin Iskandar 12,3 persen.

Dalam survei tersebut melibatkan 1.217 responden yang dipilih secara acak.

Survei dilakukan dengan metode wawancara langsung lewat telepon oleh pewawancara profesional. Adapun margin of error yakni +/- 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

"Dalam konteks debat capres, meskipun Anies dianggap paling baik penampilannya tidak dominan, tidak mencapai 50 persen. Tapi dalam konteks cawapres, Gibran secara mayoritas dinobatkan sebagai pemenang debat," kata Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei, Selasa (26/12/2023).

Baca juga: Soal IKN, TKN Prabowo-Gibran Nyatakan Masyarakat Kalimantan Timur Menyambut Gembira

Menurut Guru Besar Ilmu Politik, FISIP, UIN Jakarta ini, penilaian publik bisa jadi dipengaruhi oleh ekspektasi yang terlalu rendah terhadap Gibran.

Sebelum debat, Gibran kerap dipersepsikan sebagai cawapres yang paling lemah.

"Jadi ini adalah the beauty of being underdog. Kalau orang diposisikan sebagai underdog itu enak, kalau bagus dikit langsung dianggap bagus. Apalagi kemarin bukan hanya dianggap bagus dikit, dianggap dominan. 56 persen responden menganggap Gibran sebagai penampil terbaik dalam debat cawapres" ujar Burhanuddin.

Menariknya, keunggulan Gibran juga diakui oleh pemilih dari partai politik di luar Koalisi Indonesia Maju.

PDIP, misalnya, sebagai partai pengusung utama Ganjar-Mahfud, 44,4 persen pemilihnya justru memilih Gibran sebagai penampil terbaik, unggul dari Mahfud MD yang dipilih oleh 42,8 persen responden.

Hal serupa juga terlihat dari pemilih partai Koalisi Perubahan sebagai pengusung Anies-Muhaimin.

Sebesar 38 persen pemilih PKB menilai Gibran lebih baik dari Muhaimin yang dipilih 28,4 persen responden.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved