Selasa, 19 Mei 2026

Kebakaran Depo Pertamina

Bambang Setiyono Ketua RW 01 Rawa Badak Selatan Ungkit Rencana Buffer Zone Depo Pertamina Plumpang

Pada 2009 lalu, sebuah ledakan besar dari Depo Pertamina Plumpang juga terjadi. ledakan itu tak menimbulkan korban jiwa lantaran asapnya hanya bergul

Tayang:
Editor: Umar Widodo
Warta Kota/Nuri Yatul Hikmah
Ketua RW 01 Rawa Badak Selatan, Bambang Setiyono menjelaskan soal situasi dan kondisi Depo Pertamina Plumpang saat terbakar pada tahun 2009 dan 2023 

"Waktu itu masih Pak JK (Jusuf Kala), kemudian ada rencana agar dibuatkan buffer zone, itu jarak aman dari depo ke rumah warga kurang lebih 50 meter. Itu kami harap bisa terlealisasi, tapi sampai hari ini enggak kerasa," ujar Bambang.

Sehingga, ia meminta agar ada jalan tengah yang tidak memberatkan warga maupun pihak Pertamina.

Baca juga: Anies Baswedan Dinilai Salah Buntut Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Lantaran Menerbitkan IMB

Baca juga: Sutiyah Mengais Puing cari Emas Milik Cucunya yang Hilang pasca Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

"Jadi pas diminta pendapat atas nama wilayah Depo Pertamina yang dipindahkan atau warga yang dipindahkan, saya jawab kalau kami maunya Depo Pertamina dengan warga disesuaikan standar depo itu radisnya berapa meter dengan masyarakat," kata Bambang.

Pasalnya, dulu Depo Pertamina berdiri di pinggiran kampung yang jauh dari pemukiman masyarakat yang masih dikelilingi rawa-rawa.

Sementara kini, posisi depo tersebut sudah berada di tengah-tengah kota, sehingga sangat riskan terjadi ledakan.

"Akhirnya Menteri BUMN kemarin memutuskan akan memindahkan Pertamina ke Pelindo," ujar Bambang.

Bambang bercerita, para warga terdampak tersebut telah menghuni wilayah itu sejak tahun 90-an, sedangkan Depo Pertamina Plumpang sudah ada duluan dan dibangun pada tahun 1972. (m40)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved