Banjir Ciledug Dinilai yang Terparah Meski Sudah Surut, Warga: Tinggian Got Dibanding Jalan
Sukiman menilai banjir terjadi karena dipicu adanya pembangunan saluran air yang belum selesai
Padahal sebelum ada pembangunan tersebut, area sekitar tempatnya berjualan itu tak pernah dilanda banjir tinggi.
Baca juga: Atasi Kemacetan, Pemprov DKI Jakarta Berencana Bebaskan Lahan di 10 Wilayah Ini
"Antara got sama jalanan, tinggian gotnya, jadi mau enggak mau, air meluap ke jalanan," ungkap Sukiman.
Sementara itu, ditemui di tempat yang sama, Arya (45) mengaku kerap melintasi daerah tersebut.
Namun, kini ia menyaksikan penampakan jalan yang berbeda dari biasanya.
Baca juga: Jadwal SIM Keliling Kota Depok Senin-Sabtu, Besok Ada di Margo City, Simak Syaratnya
Menurutnya, ada pembangunan jalan yang belum selesai dikerjakan.
"Banjirnya enggak tinggi, enggak rendah, mengikuti jalan aspal yang ada. Ini jalanan dibangun, musim hujan ancur lagi, makanya banyak yang enggak rata," kata Arya.
Hingga siang ini, cuaca di sekitar kawasan tersebut tampak cerah sehingga jalanan yang tampak masih lembab mulai berangsur mengering. (M40)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Banjir-di-Jalan-Hos-Cokroaminoto-Ciledug.jpg)