Gempa Bumi di Cianjur

Keluarga Korban Gempa Cianjur Setia Dampingi Proses Pencarian dan Berharap Segera Ditemukan

Diketahui 6 orang yang terdiri dari 2 karyawan (chef dan barista), 2 kuli bangunan, dan 2 customer hilang

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Vini Rizki Amelia
TribunnewsDepok.com/Cahya Nugraha
Di lokasi ini lah cafe Arseven terkubur dengan tanah longsoran di lokasi jalur Cipanas-Cianjur, Rabu (30/11/2022)  
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIANJUR - Penanggung Jawab Cafe Arseven yang enggan disebutkan namanya dengan setia mendampingi upaya proses pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan di lokasi longsor jalur Cipanas-Cianjur, Rabu (30/11/2022) . 
Diketahui 6 orang yang terdiri dari 2 karyawan (chef dan barista), 2 kuli bangunan, dan 2 customer hilang dalam bencana gempa dan tanah longsor yang terjadi di area tersebut. 
Belum ada titik terang dalam pencarian hari ke 9 ini, meski begitu tim SAR gabungan masih terus berupaya mengerahkan tenaga maksimal untuk mencari para korban. 
"Saya cuma berharap semua korban bisa ditemukan," ungkapnya ditemui di warung Sate Shinta, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (30/11/2022).
Di lokasi yang sama, ada juga R yang merupakan paman dari P. Sejak hari pertama pencarian dia juga turut mendampingi tim SAR gabungan, berharap keponakan tersayangnya dapat ditemukan. 
Menurut kesaksian R diketahui saat itu P bersama temannya, beristirahat di cafe Arseven, usai menghadiri acara keluarga di Kabupaten Bogor. 
Hingga saat ini P bersama temannya juga belum diketahui keberadaannya. 
Ada juga Fahmi, pamannya yang merupakan kuli bangunan di Arseven turut menjadi korban dalam peristiwa ini. 
Sama dengan korban lainnya, sampai saat ini keberadaannya pun belum diketahui secara pasti. 
Perlu diketahui bahwa cafe Arseven lokasinya tidak jauh dari rumah makan sate Shinta, di Jalur Cipanas-Cianjur. 
Saat gempa, di lokasi tersebut terjadi longsoran hebat hingga menutup akses jalan Cipanas-Cianjur. 
Petugas Keamanan warung Sate Shinta, Muhammad Iqbal menuturkan untuk seluruh karyawan dan pelanggan sate Shinta berhasil selamat dalam kejadian gempa, namun beda halnya dengan cafe Arseven diketahui terdapat korban, yakni 2 karyawan, 2 kuli bangunan dan 2 pelanggan. 
"Karyawan dan Pelanggan sate Shinta selamat, saat kejadian juga ada beberapa tamu PNS yang berhasil menyelamatkan diri. Di cafe Arseven ada korban, infonya 2 karyawan, 2 kuli dan 2 customer," jelas Iqbal.
Iqbal juga menuturkan detik-detik saat Gempa dan longsor terjadi di Jalur Cipanas-Cianjur. 
Kepada wartawan Wartakotalive.com ia menceritakan detik-detik menegangkan tersebut. 
Menurutnya gempa yang terjadi, Senin (21/11/2022) bukanlah gempa biasa, sebab ia merasakan dan mendengar bahwa gempa tersebut diiringi dengan dentuman yang keras, layaknya bom. 
"Rasanya bukan digeser ke kanan atau kiri, tapi di goyang ke atas dan ke bawah, dentuman keras juga terdengar, entah itu dentuman apa?," ungkapnya,
"Dentuman itu terdengar bersamaan dengan saat terjadinya gempa seperti bom,"sambungnya.
Sesaat gempa usai, terjadilah longsoran hebat yang meluluhlantakkan daerah sekitar. 
"Baru abis itu longsor, longsoran pun langsung dengan skala yang cukup besar," ungkapnya. 
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved