Kasus KDRT

Kasus KDRT di Depok, Ayah Korban Syok Lihat Anaknya Pulang Dalam Keadaan Pingsan Berlumuran Darah

Amin kaget saat ada seorang pria yang mengantarkan anaknya dalam keadaan pingsan dan bagian perutnya mengeluarkan darah akibat luka tusukan

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Vini Rizki Amelia
TribunnewsDepok.com/Hironimus Rama
Amin (59), ayah dari DY yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga di Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, pada Jumat (4/11/2022). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SAWANGAN - Kasus suami yang diduga tega menikam istrinya di Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, pada Jumat (4/11/2022) mengagetkan keluarga sang istri.

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan pria yang diduga berinisial F ini membuat keluarga korban DY (27) syok dan trauma.

Amin (59), ayah DY, mengaku kaget saat mendapati anaknya pingsan dan diantar oleh orang tak dikenal ke rumahnya.

"Kejadiannya sekira pukul 09.30 WIB pada Jumat (4/11/2022) di Jalan H.Saenan. Tiba-tiba ada pria yang anta anak saya dalam keadaan pingsan," kata Amin di Bedahan, Senin (7/11/2022).

Baca juga: Ayah Korban Tak Terima Anaknya Diduga Ditusuk oleh Suaminya, Berharap Pelaku Dijebloskan ke Penjara

Dia menduga anaknya pingsan karena jatuh dari sepeda motor saat keliling berjualan.

"Anak saya kan jualan Yakult. Saya pikir dia jatuh dari motor," ucapnya.

Namun dia kaget saat pria yang mengantarkan anaknya mengatakan bahwa korban sempat cekcok dengan orang dan kena tusuk.

Baca juga: Inilah yang Dilakukan Pejuang Akademisi UI Prof. Mohammed Ali Berawi untuk Kemajuan Riset Indonesia

"Orang itu bilang, anak bapak sempat ribut dengan orang dan kena tusuk. Saya kaget. Saya lihat di bagian perutnya ada darah, sepertinya ditusuk pisau," paparnya.

Amin pun panik melihat anaknya berlumuran darah. Dia bingung bagaimana memberikan pertolongan.

Lalu dia memanggil para tetangga untuk bersama-sama menolong korban.

Baca juga: Kasus KDRT di Depok, Korban Berharap Polisi Segera Menangkap Suaminya yang Diduga Sebagai Pelaku

"Beruntung ada mobil tetangga, kita bawa Dedeh ke RSUD Depok," ucapnya.

Setelah ditangani dokter selama beberapa jam, Dedeh akhirnya bisa pulang sekira pukul 13.30 WIB untuk melanjutkan perawatan di rumah.

"Alhamdulilah, lukanya tidak dalam. Dia dapat 3 jahitan. Tetapi itu karena sebagian pisaunya tertahan tas yang diselempangkan di samping. Kalau masuk semua pisaunya, bisa fatal," jelas Amin.

Baca juga: KDRT di Depok, Seorang Lelaki Diduga Menusuk Istri Gara-Gara Anaknya Diambil

Mantan Ketua RT 05/RW 02 Kelurahan Bedahan ini menyesal belum memverikan ucapan terima kasih kepada pria yang telah menyelamatkan nyawa anaknya dengan mengantarnya ke rumah.

"Saat itu suasana lagi banyak orang, jadi kita belum sempat ucapkan terima kasih kepada dia," tandas Amin.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved