Kesehatan
Suhu Udara 42-50 Derajat Celcius, Cegah Dampak Heat Stroke di Arab Saudi dengan Minum Rafa Khomsah
Di Arab Saudi diprediksi suhu udara capai 42-50 derajat Celcius. Cegah dampak Heat Stroke di Arab Saudi dengan minum Rafa Khomsah.
Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Suhu udara 42-50 derajat Celcius, cegah dampak Heat Stroke di Arab Saudi dengan minum Rafa Khomsah.
Musim haji dimulai kembali setelah dua tahun terjadinya pandemi Covid-19 yang mengakibatkan ibadah haji dilakukan secara terbatas.
Tahun ini umat muslim diseluruh dunia diperbolehkan kembali melaksanakan rukun Islam kelima ini.
Baca juga: Ada 33 Calon Jemaah Haji Gagal Berangkat dari Tangerang Selatan Karena Faktor Usia
Meski demikian, protokol Kesehatan dan sejumlah aturan tetap diberlakukan oleh pemerintah Arab Saudi mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) selaku pihak yang bertanggungjawab terhadap layanan kesehatan Jemaah haji Indonesia telah melakukan upaya demi mencegah angka kematian maupun angka kesakitan para calon haji selama beribadah di tanah suci.
“Perlu kita ingatkan pada Jemaah, bahwa tahun ini kita dihadapkan pada dua situasi, pertama pandemic belum selesai dan kedua suhu ekstrem panas.” ujar Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, dr.Budi Sylvana,MARS., dikutip dari situs Kemenkes.
Baca juga: Inilah Alasan Arab Saudi Larang Warganya ke Indonesia, Warga Khawatir Tentang Keberangkatan Haji
Pusat Meteorologi Nasional (NCM) memperkirakan bahwa suhu maksimum di sebagian besar provinsi Al-Sharqiya dan bagian antara Madinah dan Yanbu masing-masing akan mencapai 47-50 derajat Celcius.
Mengingat suhu udara di Kota Mekkah mencapai 42-43 derajat dengan kelembapan 19 persen, dan Madinah bisa mencapai 50 derajat membuat Jemaah Haji memerlukan kondisi fisik dan kesehatan yang prima.
Perbedaan suhu yang ekstrim antara Tanah Air dengan tanah suci akan berpengaruh pada kondisi fisik dan Kesehatan Jemaah yang rawan terserang Heat Stroke.
Heat Stroke (Sengatan Panas) merupakan kondisi ketika tubuh mengalami peningkatan suhu secara drastis hingga mencapai 40 derajat celcius atau bahkan lebih.
Heat Stroke terjadi karena tubuh gagal mempertahankan kestabilan suhunya akibat termoregulasi, yaitu kemampuan menyeimbangkan antara produksi panas dalam menjaga keseimbangan suhu tubuh.
Kurangnya antioksidan juga menjadi salah satu penyebab terserangnya heat stroke, karena antioksidan mengandung sejumlah senyawa seperti alkaloid, terpenoid, dan flavonoid yang dapat menurunkan suhu tubuh.
Indonesia sendiri kaya akan herbal yang mengandung antioksidan tinggi di dalamnya.
Rafa Khomsah
Nucleus Farma merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang mendapat piagam penghargaan dari Lembaga Prestasi Dunia (LEPRID) atas prestasinya telah memproduksi suplemen halal berbahan alami untuk Jemaah haji dan umroh dengan produk Rafa Khomsah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Suhu-udara-di-Arab-Saudi-Panas-Menyengat.jpg)