Berita Jakarta

Inilah Alasan Arab Saudi Larang Warganya ke Indonesia, Warga Khawatir Tentang Keberangkatan Haji

Bagaimana komentar Warga Indonesia tentang kebijakan pelarangan warga Arab Saudi ke Indonesia? Kebijakan itu dikeluarkan Kerajaan Arab Saudi.

Editor: dodi hasanuddin
Wartakotalive.com/Miftahul Munir
Ilustrasi, Inilah Alasan Arab Saudi Larang Warganya ke Indonesia, Warga Khawatir Tentang Keberangkatan Haji 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Inilah alasan Arab Saudi larang warganya ke Indonesia, Bagaimana Komentar warga  tentang Keberangkatan Haji

Kerajaan Arab Saudi membuat kebijakan yang melarang warganya berkunjung ke Indonesia. 

Kebijakan tersebut membuat sejumlah warga Indonesia berkomentar.

Baca juga: Fakta di Balik Mitos Pohon Jodoh di Kebun Raya Bogor, Berusia 136 Tahun-Dekat Makam Ratu Galuh

Sebelumnya dikutip dari Saudi Gazette, pemerintah Arab Saudi melalui Direktorat Jenderal Paspor (Jawazat) melarang warganya untuk melakukan perjalanan ke 16 negara lantaran kondisi Covid-19.

Ke-16 negara tersebut adalah Lebanon, Suriah, Turki, Iran, Afghanistan, dan India. Selain itu juga Yaman, Somalia, Ethiopia, Kongo, Libya, Indonesia, Vietnam, Armbeia, Belarus, dan Venezuela.

Juru Bicara Kemenlu RI Teuku Faizasyah menyampaikan bahwa Kemenlu RI telah memberikan penjelasan terkait penanganan Covid-19 ke pihak Arab Saudi.

Baca juga: Digadang-gadang Bakal Gantikan Anies Jadi Gubernur DKI, Irjen Fadil Imran : Saya Tidak Berminat!

Indonesia berhasil menekan angka penularan Covid-19 di dalam negeri.

"Bahkan kondisi di Tanah Air sudah lebih baik dari banyak negara dunia pada umumnya," ujar dia kepada Kompas.com, Senin (23/5/2022).

Saat ini penularan kasus Covid-19 di Indonesia secara harian cenderung menurun. Pada Senin 23 Mei 2022, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 174 kasus.

Secara keseluruhan, jumlah kasus Covid di Tanah Air sejak pertama kali diumumkan Maret 2020 lalu mencapai 6.052.764 kasus.

Pemerintah pun telah melakukan beberapa kebijakan terkait pelonggaran protokol kesehatan, salah satunya melonggarkan aturan pemakaian masker di tempat terbuka yang tidak ramai.

Di sisi lain, pemerintah juga tak lagi mewajibkan tes swab antigen atau PCR bagi pelaku perjalanan dalam negeri maupun luar negeri yang telah melakukan vaksinasi Covid-19 secara lengkap.

Sementara itu dilansir dari Kontan.co.id, sejak pertengahan April kasus harian nasional tidak pernah menyentuh angka 1.000, bahkan setelah momentum libur Lebaran pandemi juga cenderung masih terkendali.

Baca juga: Pesan Kapolda Fadil Imran ke 28 Kapolsek Baru: Lakukan Pencegahan Sebelum Ada Kejadian

Cakupan vaksinasi pun terus mengalami peningkatan dari hari ke hari.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved