Rabu, 15 April 2026

Metropolitan

Prasetio Sentil Anies, Ungkap Kampung Susun Bayam Dibangun Bukan untuk Warga, Tapi Mess Pegawai JIS

Prasetio Sentil Anies, Ungkap Kampung Susun Bayam Dibangun Bukan untuk Warga, Tapi Mess Pegawai JIS

Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengungkap, Kampung Susun Bayam yang pembangunannya dimulai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Sabtu (7/5/2022) lalu merupakan mess karyawan Jakarta International Stadium (JIS).

Politisi PDI Perjuangan meminta kepada Pemprov DKI untuk membuka data warga yang bakal menjadi penghuni di Kampung Bayam tersebut.

 

“Total ada 642 kepala keluarga (KK) yang dulu tinggal di Kampung Bayam. Dari jumlah itu ada 135 KK bekerja di JIS dan para pekerja inilah yang bakal menempati Rusun Kampung Bayam itu, jadi itu merupakan mess karyawan JIS,” kata Prasetyo berdasarkan keterangannya pada Senin (9/5/2022).

 

Prasetyo mengatakan, sampai sekarang Pemprov belum punya solusi bagi warga yang membuat bedeng di pinggir rel sebelah JIS.

Dia meminta kepada Pemprov DKI untuk menyelesaikan persoalan itu agar masyarakat mendapat hunian yang layak.

“Kehidupan warga di bedeng itu sangat kontras dengan kemegahan JIS. Jadi jangan bicara keadilan sosial kalau JIS bermewah-mewah sementara tetangganya kesusahan,” ujar Prasetyo.

 

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo, Widi Amanasto mengungkapkan, ada 135 kepala keluarga warga Kampung Bayam yang bekerja di proyek JIS. Mereka diberdayakan untuk berbagai bidang pekerjaan di stadion bertaraf internasional tersebut.

 

“Beberapa ada yang jadi tenaga operasional di sini nanti. Mulai dari sekuriti, kebersihan, teknisi, housekeeping, dan lain-lain. Jumlahnya 135 KK yang sudah lolos,” ujar Widi Amanasto kepada wartawan, Jumat (22/10/21) lalu.

Baca juga: Politisi PSI Sepakat dengan Anies Soal JIS, Berharap Persija Juara-Lahirkan Bibit Unggul Lokal

Baca juga: 17 Mei-31 Desember 2022 Jalan Dewi Sartika Depok Ditutup, Cek Rute yang Bisa Dilalui

Untuk diketahui, warga Kampung Bayam berjumlah sekitar 642 KK. Sebelumnya, PT Jakpro memberikan opsi kepada mereka, apakah ingin direlokasi ke rusun atau pindah dengan uang ganti untung.

 

Sebagian menolak pindah ke rusun dan memilih opsi ganti untung dan mencari tempat tinggal sendiri. Sementara sebagian lainnya dipekerjakan di JIS.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved