Berita UI

Dosen Pengembangan Perkotaan SKSG UI Sebut IKN Nusantara Jadi Momentum Pengembangan Inovasi

Sebut IKN Nusantara jadi momentum pengembangan inovasi, hal itu disampaikan Dosen Pengembangan Perkotaan SKSG UI.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Dok. Humas dan KIP UI
Dosen Pengembangan Perkotaan SKSG UI Sebut IKN Nusantara Jadi Momentum Pengembangan Inovasi. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS -  Dosen Pengembangan Perkotaan SKSG UI sebut IKN Nusantara jadi momentum pengembangan inovasi.

IKN Indonesia resmi dinamai Nusantara (sejak 2022), karena merupakan konseptualisasi dari pulau-pulau yang disatukan lautan berlokasi di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Direktur SKSG UI, Athor Subroto, Ph.D., mengungkapkan bahwa dinamika terjadi karena IKN telah memiliki undang-undang (UU No. 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara).

Baca juga: Empat Guru Besar dan Doktor FKG UI Raih Gelar Kepakaran dari PB PDGI, Ini Kata Dekan FKG UI

Dapat dikatakan, IKN baru adalah kepastian bagi masyarakat Indonesia. IKN Nusantara akan menjadi contoh bagaimana kota sebaiknya dikembangkan.

IKN Nusantara diharapkan mencerminkan kota berkelanjutan yang memiliki konteks sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Ketua Program Studi Kajian Pengembangan Perkotaan (KPP) SKSG UI, Dr. Chotib Hasan, mengatakan, alasan utama pemindahan IKN ke Kalimantan Timur adalah pemerataan ekonomi yang berdampak pada pemerataan persebaran penduduk.

Selain itu, krisis air bersih dan alih fungsi lahan dari pertanian ke nonpertanian di Pulau Jawa juga merupakan aspek ekologis yang melatarbelakangi perpindahan IKN.

Baca juga: Peneliti FISIP UI Sebut dari Hasil Riset Ditemukan Praktik Jalan Tikus di Medsos, Apa Maksudnya?

Menurut Dosen Kajian Pengembangan Perkotaan (KPP) Sekolah Kajian Stratejik dan Global, Universitas Indonesia (SKSG UI), Prof. Ir. Gunawan Tjahjono, M.Arch., Ph.D, pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) dapat menjadi momentum pengembangan inovasi yang nantinya dapat direalisasikan di wilayah IKN baru.

"Kita jadikan IKN ini sebagai sebuah misi nasional buat inovasi, seperti transportasi masyarakat. Lakukan sinergi, melalui riset antarbidang dan ajak industri terkait untuk bekerja sama dalam hak paten penciptaan inovasi tersebut. Ambil kesempatan ini untuk bersinergi dengan akademisi mengembangkan IKN lebih baik lagi,” tutur Prof Gunawan yang juga Guru Besar Tetap Ilmu Arsitektur Fakultas Teknik UI, Prof. Ir. Gunawan Tjahjono, M.Arch., Ph.D, dalam seminar bertajuk “IKN, City of Future. What's Next?

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Agraria, Tata Ruang, dan Kawasan, Sanny Iskandar, menjelaskan, ada lima program prioritas pemerintah saat ini.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved