Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Unit Krimsus Polres Jakbar Turun Langsung Turun ke Pasar
Para pedagang di sana dikabarkan pulang kampung selama lima hari melakukan aksi mogok berjualan.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PALMERAH - Seluruh pedagang daging di Pasar Slipi, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat mogok berjualan akibat dari mahalnya sapi import pada Senin (28/2/2022) pagi.
Para pedagang di sana dikabarkan pulang kampung selama lima hari melakukan aksi mogok berjualan.
Dua anggota Satua Reserse Kriminal Khusus Polres Metro Jakarta Barat pun turun ke lokasi untuk mengecek.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Joko Dwi Harsono membenarkan anggota Krimsus menyebar ke seluruh pasar.
Baca juga: Polri Pastikan Tidak Ada Aksi Mogok Dagang Pedagang Daging Sapi Senin Ini
"Iya kami ngecek setiap hari ketersediaan daging dan minya goreng di pasar," ujar Joko saat dihubungi Wartakotalive.com.
Sementara itu, Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Barat, AKP Fahmi Fiandri melanjutkan, untuk pedagang daging sapi hari ini mogok bukan karena stoknya yang minim.
Tapi karena harga daging import dari distributornya sudah mahal, sehingga mereka melakukan aksi tak berjualan selama lima hari.
Baca juga: Harga Daging Sapi Naik, Ini Siasat Pelaku Usaha Kuliner di Parung Bogor
"Jadi itu sesuai dengan kesepakatan antara pedagang dengan asosiasi pedagang daging, mereka mogok karena harganya mahal, kalau daging lokal itu sih murah," jelasnya.
Menurut Fahmi, selain mengecek pedagang daging, pihaknya juga mengecek ketersediaan pedagang minyak sayur.
Namun sejuah ini, Fahmi mengaku ketersediaan minyak goreng di pasar wilayah Jakarta Barat banyak persediaan.
"Untuk wilayah Jakarta Barat masih aman minyak gorengnya," ucapnya.
Baca juga: Harga Daging Sapi Melambung Tinggi, Pedagang Berencana Mogok Jualan, IKAPPI: Jangan Semua
Sebelumnya Polri memastikan tidak ada mogok pedagang daging sapi pada Senin (28/2/2022).
Pihak Polri sudah koordinasi dengan Jaringan Pemotongan dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI).
"Kami pastikan tidak ada mogok pedagang daging sapi," ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan dikonfirmasi Minggu (27/2/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Seluruh-pedagang-daging-di-Pasar-Slipi-Kecamatan-Palmerah-Jakarta-Barat-mogok-berjualan.jpg)