DPRD Kota Bogor

Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor Sebut Holywings Tak Ramah Keluarga, Ini Alasannya

Masih menjual minuman beralkhohol, Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor sebut Holywings tak ramah keluarga. Istilah family friendly tak tepat.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Dok. Humpro DPRD Kota Bogor
Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor Sebut Holywings Tak Ramah Keluarga, Ini Alasannya 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR - Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor sebut Holywings tak ramah keluarga, ini alasannya.

Polemik mulai beroperasinya cafe Holywings di Kota Bogor, ditanggapi dengan serius oleh DPRD Kota Bogor.

Pihak legislatif melalui Komisi I DPRD Kota Bogor yang membidangi pemerintahan dan hukum pun memanggil Satpol-PP dan Bagian Hukum pada Setda Kota Bogor dalam rapat kerja komisi I DPRD Kota Bogor, Rabu kemarin.

Baca juga: Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto Sebut Masjid Dapat Jadi Madrasah Anak-anak untuk Atasi Tawuran

Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto yang turut hadir khusus dalam rapat tersebut, menyampaikan bahwa konsep “family friendly” atau ramah keluarga yang diusung oleh Holywings sangat tidak tepat.

Baca juga: Fraksi PKS DPRD Kota Bogor Kecewa Masjid Agung Tak Kunjung Rampung, Mangkrak Selama 5 Tahun

Karena, cafe yang berlokasi di Kecamatan Bogor Timur itu masih menjual minuman beralkohol.

“Saya ingin mengingatkan kepada semua pihak, siapapun itu, baik pelaku usaha maupun tokoh masyarakat dan pengambil kebijakan publik. Jangan sampai menggunakan istilah family friendly atau ramah keluarga bagi restoran, kafe, ataupun tempat yang masih tetap menjual alkohol meskipun itu dibawah lima persen.

"Karena tidak layak kiranya menjual minol disebut ramah keluarga. Ini ramah keluarga yang mana? apakah betul bahwa dengan menjual minol dibawah lima persen ini ramah bagi anak-anak kita? Padahal, sudah jelas bagi seorang muslim larangan mengkonsumsi minuman keras (khamr) berapapun jumlah kandungannya. Itu perintah Allah SWT. Jika ini disebut ramah keluarga, sangat bahaya”, kata Atang.

Tak hanya itu, menanggapi kehadiran Holywings dan peredaran minol serta maraknya hiburan malam di Kota Bogor, Atang melihat bahwa hal tersebut menjadi ujian bagi Pemerintah Kota Bogor.

Kehadiran Holywings ini menguji Pemerintah Kota Bogor dalam konsistensinya menjaga visi dan misi kota ramah keluarga.

“Saya kira ini adalah ujian bagi pemerintah daerah untuk terus konsisten mengupayakan pencapaian visi kota bogor ramah keluarga. Visi sudah ditetapkan, kebijakan sudah diambil, regulasi juga sudah dikeluarkan. Sejauh mana kemudian hal ini dijalankan di lapangan, termasuk kebijakan pengaturan peredaran minol di kota bogor, dan penindakan tegasnya tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Baca juga: Pandangan Umum Fraksi DPRD Kota Bogor Terhadap 3 Raperda Baru, Pekerja Asing Perlu Tenaga Pendamping

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved