Kamis, 11 Juni 2026

Kabupaten Bogor

Hujan Lebat Guyur Kabupaten Bogor, Ratusan Rumah di Jasinga dan Babakan Madang Terendam Banjir

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menunjukkan ada 3 titik lokasi yang terdampak banjir pada Senin kemarin.

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
ISTIMEWA
Banjir melanda Kampung Babakan Cicerewed, Kecamatan Babakan Madang, pada Senin (20/12/2021). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Bogor pada Senin (20/12/2021) menyebabkan terjadinya banjir di sejumlah kecamatan.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menunjukkan ada 3 titik lokasi yang terdampak banjir pada Senin kemarin.

Dua titik pertama berada di Kecamatan Jasinga yaitu di Kampung Peteuy, Desa Kalong Sawah, dan Kampung Cimaok, Desa Jugalajaya.

Sementara lokasi banjir lainnya berada di Kampung Babakan Cicerewed, Kecamatan Babakan Madang.

Baca juga: Mitigasi Banjir, Pemkab Bogor Bongkar 42 Vila di Sepadan Sungai Ciliwung

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor M. Adam Hamdani mengatakan ada ratusan rumah yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrim ini.

"Banjir di Kampung Peuteuy merendam 125 rumah di RT 04/01 dan 01/02 dengan ketinggian air mencapai 40 cm," kata Adam, Selasa (21/12/2021).

Dia menjelaskan banjir ini disebabkan karena meluapnya air Sungai Cilutung, anak Sungai Cidurian.

"Hujan deras dengan intensitas tinggi dan durasi yang lama membuat debit air Sungai Cilutung meluap sehingga meluber ke pemukiman," jelas Adam.

Luapan air mulai menggenangi kawasan pemukiman warga sekitar 16.30 WIB sore. Selain rumah, sebuah masjid di kampung ini juga ikut terendam setinggi 40 cm.

Baca juga: DPRD Kabupaten Bogor Banjir Keluhan Warga Soal Macet hingga Masalah Pendidikan Saat Gelar Reses

Beruntung banjir berangsur surut ketika waktu mulai memasuki malam hari sehingga warga bisa pulang ke rumah.

Sementara di Kampung Cimaok, banjir menggenang 8 unit rumah warga. Banjir ini berasal dari luapan Sungai Cikeam dan surut pada malam hari.

"Tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir di dua lokasi ini," ujarnya.

Lalu di Kecamatan Babakan Madang, ada 27 unit rumah terendam banjir dengan ketinggian sekitar 1,5 meter. Banjir ini terjadi sebagai imbas luapan Kali Sarapati.

Baca juga: Sering Jadi Penyebab Banjir, Warga Senang Kali Baru di Bojonggede Akhirnya Dikeruk

"Selain intensitas hujan yang tinggi, banjir di Kampung Babakan Cicerewed juga disebabkan karena adanya pengalihan aliran air akibat pembangunan perumahan," jelas Adam.

Banjir di Babakan Madang ini surut pada malam hari. Tidak ada korban jiwa maupun korban yang terpaksa mengungsi dalam bencana ini.

"Alhamdulilah, semua sudah aman. Warga sudah bisa beraktivitas lagi," pungkas Adam.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved