Kamis, 16 April 2026

Pendidikan

WINNER 2021 Kolaborasi Lintas Disiplin Ilmu Alumni Belanda Bahas Kerjasama Pencapaian SDGs

Kolaborasi Lintas Disiplin Ilmu Alumni Belanda Bahas Kerjasama Pencapaian SDGs di WINNER 2021. Terdapat 3 sesi program.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Istimewa
WINNER 2021 Kolaborasi Lintas Disiplin Ilmu Alumni Belanda Bahas Kerjasama Pencapaian SDGs. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - WINNER 2021, kolaborasi lintas disiplin Ilmu alumni Belanda bahas kerjasama pencapaian SDGs.

Pekan Pendidikan dan Riset Indonesia-Belanda - baru saja usai dilaksanakan. Forum yang mengusung tema ‘Innovation for Sustainable Development Goals: Education and Research Collaboration Towards the Future’ ini menghadirkan lebih dari 120 pembicara dalam acara yang digelar selama tiga hari berturut – turut pada tanggal 26-28 Oktober 2021.

Baca juga: Nuffic Neso Gelar Orange Talk Series 6: Butuh Kemauan Politik untuk Implementasikan Road Map WASH

Dalam online konferensi internasional, WINNER 2021 terdapat keterlibatan alumni Belanda yang berkolaborasi dalan lintas disiplin ilmu.

Terdapat 3 sesi program yang diselenggarakan secara khusus oleh Jaringan Alumni Network Indonesia (NL Alumni Network – Nuffic Neso Indonesia) dan Asosiasi Alumni Belanda di Indonesia (IKANED).

Baca juga: Nuffic Neso Indonesia Serahkan Beasiswa StuNed untuk 20 Dosen Fakultas Hukum Universitas Al Azhar

Keterlibatan NL alumni juga terlihat dalam sesi lainnya seperti Poster dan Matchmaking Session.

Program yang pertama adalah ‘Connecting Digital Startup Ecosystem between Indonesia & the Netherlands: Towards the Sustainable Development Goals’ yang diselenggarakan pada hari kedua WINNER 2021 menghadirkan panelis dari sejumlah alumni Belanda yang aktif di ekonomi digital, ekonomi mikro dan makro, hingga praktisi di bidang start-up.

Di antaranya adalah  Adrian A. Gunadi (Alumnus Erasmus University,Co-Founder and CEO Investree), Niko Azhari Hidayat (Utrecht University Alumnus, dan CEO Medical Tourism ID).

Selanjutnya, Palmira Permata Bachtiar (Alumnus University of Groningen, dan Peneliti senior SMERU Institute) Fariz Isnaini (Mahasiswa PhD VU Amsterdam.

Baca juga: Waspada DBD, Dinkes Kota Depok Bersama Lintas Sektor Gerakkan Warga Berantas Sarang Nyamuk

Lalu, CEO Ayoblajar.com), serta penanggap dari Belanda; Sander Halsema (Ketua Dutch Business Network Indonesia); dan Pim de Bokx (Ketua Dutch Incubation Association).

Acara yang dimoderatori oleh Indhira Sembiring Meliala (Alumnus Rotterdam School of Management, tim start-up Acceleration dari ALTIRA ( Alternative Investments Group and Advisory ) ini secara khusus dilaksanakan untuk membangun sinergi dan kolaborasi antara pegiat digital start-up Indonesia dan Belanda.

Baca juga: KPU Kota Depok Tunggu Keputusan Hari Pencoblosan Sebelum Melakukan Sosialisasi Tahapan Pemilu

Selain itu meningkatkan kesadaran bersama bahwa ekosistem digital start-up adalah sangat penting, tidak hanya untuk start-up itu sendiri tetapi juga investor, pengusaha, juga pemerintah sebagai pemangku kebijakan terutama dalam semangat penguatan kerjasama Indonesia - Belanda dalam ekonomi digital dan start-up.

Sejumlah pemangku kepentingan dan praktisi ekonomi digital dari Indonesia - Belanda, khususnya para
alumni Belanda yang telah mendirikan start-up hadir dalam acara ini.

Baca juga: Layanan Umum Depok Malam Ini, Daftar Rumah Sakit Terdekat, Telepon dan Alamat Lengkap

Acara ini menghasilkan sebuah rekomendasi berupa penguatan ekosistem start-up di kalangan alumni Belanda melalui start-up pitching program antara investor dan pegiat start-up.

Kedua, forum dengan tema ‘Smart and Energy Efficient City: Transition towards smart and Energy Efficient City’ yang diselenggarakan oleh ikatan keluarga dan alumni Netherlands (IKANED) bekerjasama dengan I&P Indonesia dan SDGs Institut Teknologi Bandung.

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved