Kamis, 11 Juni 2026

Edukasi

Resmikan IAI Al-Irsyad Jakarta, Menag Nasaruddin Umar Ungkap Tantangan Perguruan Tinggi Islam

Resmikan IAI Al-Irsyad Jakarta, Menag Nasaruddin Umar Ungkap Tantangan Perguruan Tinggi Islam Hari Ini

Tayang:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Hironimus Rama
TribunnewsDepok.com/M. Rifqi Ibnumasy
KAMPUS ISLAM BARU - Menag Nasaruddin Umar peresmian IAI Al-Irsyad Jakarta di wilayah Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026). (TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy)    

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAGAKARSA - Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia (RI), Nasaruddin Umar meresmikan Institut Agama Islam (IAI) Al-Irsyad Jakarta pada Kamis (11/6/2026). 

Kehadiran perguruan tinggi Islam di pinggiran Jakarta Selatan itu diharapkan dapat ikut serta menebarkan Islam yang damai, sejuk, dan toleran. 

Menurut Nasaruddin, semakin dalam seseorang memahami Islam, maka akan semakin toleran pula sikapnya.

Baca juga: 100 Pasangan Nikah Massal di Masjid Istiqlal, Kemenag Sewakan Kamar Hotel untuk Bulan Madu Semalam

“Biasa orang radikal itu kalau memahami Islam itu seperti kacamata kuda kan,” kata Nasaruddin.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan tantangan perguruan tinggi Islam saat Ini

Nasaruddin menjelaskan, agama Islam tidak hanya sekadar rasional, tetapi juga memiliki dimensi spiritual.

Perlunya perkawinan antara akal dan batin, yang dianalogikan sebagai keseimbangan antara Iqra (membaca/rasio) dan Bismirabbik (spiritual/atas nama Tuhan).

​"Jangan hanya Iqra tanpa Bismirabbik, itu monster yang akan lahir, tapi kalau Iqra plus Bismirabbik, Insyaallah setengah malaikat akan lahir,” jelasnya. 

Alasan IAI Al-Irsyad Didirikan

Ketua Yayasan Bina Ilmu Irsyadi, Ali Saman Hasan menjelaskan, IAI Al-Irsyad Jakarta berdiri di bawah DPP Perhimpunan Al-Irsyad Jakarta.

Kampus modern ini didirikan untuk memenuhi cita-cita ribuan alumni Pesantren Islam Al-Irsyad Jakarta serta alumni pesantren lainnya.

“Adanya keresahan terhadap banyaknya lulusan perguruan tinggi Islam saat ini yang dinilai belum siap bersaing di kancah global,” kata Ali.

“Perlunya institusi yang mampu menjawab tantangan globalisasi dan dampak perkembangan teknologi terhadap dunia pendidikan Islam,” sambungnya.

Menurut Ali, IAI Al-Irsyad Jakarta berkomitmen untuk melahirkan alumni yang memiliki paket komplit, yakni religius, modern, dan kepemimpinan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved