Perguruan Tinggi
Siapkan Generasi Produktif Melalui Komitmen Kinerja, Institut STIAMI Wisuda 1.411 Lulusan
Institut STIAMI wisuda 1.411 lulusan, siapkan generasi produktif melalui komitmen kinerja. Canangkan Panca Program melalui 5 indikator kinerja utama.
Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Kemudian pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka melalui program Magang-Studi Independen Bersertifikat.
Lalu program pertukaran Mahasiswa Merdeka, studi lanjut dosen untuk program doctor sebanyak 21 orang, hibah penelitian senilai Rp1,5 miliar, dan penerimaan beasiswa Rp1,9 miliar.
Baca juga: Peringati Hari Sumpah Pemuda, KNPI Kabupaten Bogor Gelar FGD Tentang Pembangunan Kepemudaan
Selanjutnya program pengabdian masyarakat melalui pendampingan KUKM dan pendampingan desa wisata. Tahun ini Institut STIAMI mencatat jumlah penambahan mahasiswa baru sebanyak 1.717 mahasiswa.
“Hari ini kita lakukan pengukuhan Saudara Dr. Bambang Irawan, S.Sos, M.Si, M.M sebagai Associate Professor dalam mata kuliah Pengantar Ilmu Administrasi Negara, Kebijakan Publik dan Manajemen Pelayanan Publik dan Saudara Dr. Drs. Tuswoyo, M.Si sebagai Associate Professor dalam mata kuliah Pengantar Ilmu Politik, Teori Administrasi, Otonomi dan Pemerintah Daerah,” papar Rektor.
Perguruan Tinggi Unggul
Ketua Yayasan Ilomata Drs H. RM Amrullah Satoto S.AB, MA mengajak jajaran pimpinan Institut STIAMI untuk terus berjuang meningkatkan mutu dan kualitas lembaga.
Baca juga: Pemkot Depok Janji Beri Dana Hibah Rp 50 Juta untuk Karang Taruna Per Kelurahan
Targetnya Institut STIAMI menjadi perguruan tinggi unggul di tingkat nasional dengan akreditasi A (unggul) untuk semua program studi.
“Bahkan kita sedang merintis menuju go internasional. Berbagai langkah dan upaya sudah kita mulai seperti menyelenggarakan konferensi internasional secara rutin yang melibatkan pembicara dari luar negeri. Selain itu juga pertukaran dosen dan mahasiswa dengan perguruan tinggi asing,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua LLDIKTI wilayah III Prof Dr Agus Styo Budi, M.Sc mengajak jajaran pimpinan Institut STIAMI dan mahasiswanya untuk meningkatkan kolaborasinya baik dengan pemerintah maupun dunia usaha dunia industri (DUDI).
“Tujuannya untuk meminimalisir kesenjangan lulusan dengan dunia kerja,” jelasnya.
Ia mengingatkan bahwa program MBKM yang digagas Menteri Nadiem, memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk belajar bidang lain di luar program studi yang diambil.
Baca juga: UI Goes Digital Diluncurkan Bertepatan Sumpah Pemuda, Kampus Universitas Indonesia dalam Genggaman
Mahasiswa diajak mengambil pengalaman langsung dari dunia usaha dunia industri melalui berbagai program MBKM sehingga ketika lulus, sudah tidak ragu lagi dengan realitas dunia kerja yang dihadapi.
“Manfaatkan dengan baik kesempatan yang diberikan pemerintah melalui program MBKM. Ada banyak pilihan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Institut STIAMI menandatangani kerjasama dengan KADIN DKI Jakarta untuk pendirian UKM Center.
Baca juga: Dalam Waktu Dekat Kejari Depok Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dinas Damkar, 50 Saksi Dipanggil
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/STIAMI-Wisuda-Mahasiswa.jpg)