Pemkot Depok

PPKM Kota Depok di Level 2, Pemkot Tutup Wisma UI, Ini Penjelasan Mohammad Idris

Pemkot tutup Wisma UI lantaran PPKM Kota Depok di level 2. Ini Penjelasan Mohammad Idris. Hal ini berdasarkan intruksi Mendagri.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: dodi hasanuddin
TribunnewsDepok.com/Vini Rizki Amelia
PPKM Kota Depok di Level 2, Pemkot Tutup Wisma UI, Ini Penjelasan Mohammad Idris. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - PPKM Kota Depok di Level 2, Pemkot Tutup Wisma UI, ini penjelasan Mohammad Idris.

Drastisnya penurunan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Depok, membuat Pemerintah Kota Depok menutup tempat karantina mandiri yang ada di Wisma Makara Universitas Indonesia (UI).

Baca juga: Pemkot Depok Verifikasi 1.741 Titik Kerusakan Akibat Puting Beliung September Lalu

Penutupan juga dilakukan menyusul tingkatan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari Level 3 menjadi Level 2 di Kota Depok.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, penurunan Level tersebut berdasarkan dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021.

"Alhamdulillah, kondisi sudah menurun namun tetap harus mengantisipasi dengan menjaga kesehatan, memakai masker dan cuci tangan agar penyebaran Covid-19 tidak lagi terjadi seperti setahun atau enam bulan lalu," tutur Idris kepada wartawan di Wisma Makara UI di Komplek Kampus UI, Beji, Kota Depok, Selasa (19/10/2021).

Dengan turun level, Idris mengatakan Kota Depok kini masuk dalam kategori zona kuning atau tingkat risiko rendah penyebaran Covid-19.

Pada kesempatan tersebut, Idris juga turut melakukan pelepasan terhadap para tenaga kesehatan yang selama ini telah setia mengabdi dan memberikan pelayanan bagi para pasien Covid-19.

Baca juga: Pemkot Depok Umumkan Sejumlah Nama Peserta Calon Lima Kepala Dinas

Idris menjabarkan bahwa di Wisma Makara UI terdapat belasan tenaga kesehatan yang bertugas, terdiri dari 6 dokter, 10 perawat, 10 relawan administrasi, 10 relawan disinfektan, dan 1 sopir.

"Terima kasih banyak atas jasa dan tugas puluhan para nakes yang berjuang selama 24 jam memberikan pelayanan kesehatan ke masyarakat di Wisma Makara UI," tandasnya.

Baca juga: Mohammad Idris Rotasi Besar-besaran, Pemkot Depok Buka Seleksi Jabatan, Berikut Cara Daftarnya

Peran para nakes khususnya di Wisma Makara UI diucapkan Idris menjadi garda terdepan dan faktor penting dalam penanganan Covid-19.

Dalam kurun 29 November 2020 sampai Oktober 2021, tercatat sebanyak 3.285 orang menjalani perawatan di Wisma Makara UI.

 

Di mana 3.194 orang merupakan pasien isolasi dan 91 lainnya dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di Kota Depok.

Idris mengatakan, pada beberapa hari belakangan ini, Kota Depok sudah memiliki nol kasus yang berdampak dengan penurunan bed occupancy rate (BOR) rumah sakit.

Baca juga: Pemkot Depok Gelar Uji Emisi Kendaraan Roda Empat Gratis Hingga LIma Hari ke Depan, Ini Lokasinya

Meski Wisma Makara UI telah resmi ditutup namun Guest House Pusat Studi Jepang (PSJ) UI masih tetap dibuka hingga saat ini. Keputusan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi bila terjadi penambahan kasus.

“Kami berharap tidak ada lagi kasus Covid-19 di Kota Depok, tapi tetap mengantisipasi dengan tempat isolasi di PSJ UI,” akunya.

Mohammad Idris berpesan kepada masyarakat Depok untuk tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19. Mengingat, masih tingginya tambahan kasus Covid-19 di beberapa wilayah Indonesia.

“Antisipasi tetap harus dilakukan oleh masyarakat agar tidak terjadi peningkatan kasus di Kota Depok,” katanya.

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved