Sabtu, 25 April 2026

Kriminalitas Bekasi

Gagal Move On, Pria di Bekasi Culik Anak Mantan Pacar untuk Paksa Balikan

Gagal Move On, Pria di Bekasi Culik Anak Mantan Pacar untuk Paksa Balikan, Polisi Gercep Lakukan Penangkapan

Editor: Hironimus Rama
TribunnewsDepok.com
PENCULIKAN DI BEKASI - Polres Metro Bekasi melakukan konferensi pers soal pengungkapan kasus penculikan anak di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Jumat (30/1/2026). 

Laporan Muhammad Azzam

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEKASI – Sebuah drama penculikan anak di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, berakhir dramatis di Kota Bandung.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi berhasil membekuk pelaku berinisial MAR (31) alias L, saat sedang membawa lari korban di dalam bus jurusan Bandung-Merak pada Kamis (29/1/2026).

Kasus ini menjadi sorotan karena motif pelaku yang nekat menculik anak di bawah umur demi ambisi asmara yang kandas.

Baca juga: Mediasi Gagal, Denada Akui Ressa Putranya, Keberatan Gugatan Rp7 Miliar

Kronologi Kejadian: Hilang Saat Beli Gas LPG

Peristiwa bermula pada Senin (26/1/2026) di Jalan Pahlawan Raya, Desa Setiamekar, Tambun Selatan. Saat itu, korban diminta tolong oleh sepupunya untuk membeli empat tabung gas LPG 3 kg di warung dekat rumahnya.

Setelah mengantarkan dua tabung pertama ke rumah, korban kembali ke warung untuk mengambil sisa tabung lainnya.

Namun, setelah itu korban tak kunjung pulang. Orang tua korban mulai curiga dan menanyakan keberadaan anaknya kepada pemilik warung.

"Pemilik warung menjelaskan bahwa korban sudah pulang membawa 4 gas LPG," ungkap Kasatreskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Agta Bhuana Putra, dalam konferensi pers di Bekasi, Jumat (30/1/2026). 

Titik terang muncul saat rekan sebaya korban mengaku melihat anak tersebut pergi dibonceng seseorang yang menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX dan mengenakan atribut ojek online.

Pengejaran Hingga ke Bandung

Berdasarkan laporan orang tua korban dengan Nomor: LP/B/155/I/2026 /SPKT/POLRES METRO BEKASI/POLDA METRO JAYA pada 26 Januari 2026, Tim Opsnal Jatanras bergerak cepat melacak keberadaan pelaku hingga ke wilayah Kabupaten Bandung. 

Polisi mendeteksi pergerakan pelaku menuju Terminal Leuwipanjang dan diketahui telah menaiki bus Arimbi jurusan Bandung-Merak.

Aksi kejar-kejaran berakhir di lampu merah Jalan Terusan Pasirkoja, Babakan Ciparay, Kota Bandung. Petugas memberhentikan bus tersebut dan melakukan penyisiran ke dalam kabin.

"Dan benar di dalam bus ditemukan pelaku beserta korban," tegas Agta.

Sumber: Tribun bekasi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved