Sabtu, 11 April 2026

Kabar Artis

Bantah Tuduhan KDRT, Roby Tremonti Buka Suara Soal Pengakuan Aurelie Moeremans: Ada yang Aneh!

antah Tuduhan Nikah Paksa, Roby Tremonti Buka Suara Soal Pengakuan Aurelie Moeremans: "Ada Penyelidikan Kanonik!"

Editor: Hironimus Rama
Warta Kota
KABAR ARTIS - Roby Tremontie pamerkan foto pernikahan dengan Aurelie Moeremans. (Ari) 

Laporan Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG – Masa lalu kelam yang dituangkan Aurelie Moeremans dalam buku 'Broken Strings' kini memicu "perang" klarifikasi.

Roby Tremonti, pria yang disebut-sebut sebagai sosok di balik masa lalu Aurelie, akhirnya pecah suara.

Ia membantah keras klaim bahwa pernikahan mereka pada 10 Oktober 2011 silam dilakukan di bawah ancaman dan paksaan.

Baca juga: Roby Tremonti Buka Suara Soal Pengakuan Nikah Paksa Aurelie Moeremans: "Ada Penyelidikan Kanonik!"

Bertempat di kediamannya di kawasan Cibinong, Jawa Barat (13/1/2026), Roby membedah alasan mengapa tuduhan "nikah paksa" yang dilontarkan Aurelie dianggapnya tidak masuk akal, terutama dalam koridor hukum Gereja Katolik.

Proses Ketat Gereja Jadi Bukti Kuat

Roby menjelaskan bahwa dalam iman Katolik, sebuah pernikahan tidak bisa terjadi secara instan atau dalam tekanan. Ada prosedur bernama Penyelidikan Kanonik yang sangat sakral dan ketat.

"Teman-teman yang mengerti pernikahan Katolik pasti tahu, itu tidak mudah. Tidak bisa hari ini daftar, besok nikah. Ada proses panjang, salah satunya Penyelidikan Kanonik," ungkap Roby Tremonti.

Ia memaparkan bahwa dalam sesi tersebut, Romo atau Pastor akan menginterogasi kedua calon mempelai secara empat mata untuk memastikan tidak ada tekanan dari pihak manapun.

"Mempelai wanita ditanya sendiri, ditanyakan, 'Apa dasar kamu mau menikah? Ada paksaan tidak?'. Kalau Romo menemukan sedikit saja kejanggalan atau keraguan, pernikahan itu tidak akan disahkan," tuturnya.

"Faktanya, kami menikah. Artinya, saat itu Aurelie menjawab tidak ada paksaan," imbuh Roby.

Menyoal Kontradiksi: "Tak Akui Nikah, Tapi Teriak KDRT"

Roby juga menyoroti kejanggalan logika dalam pengakuan Aurelie. Ia merasa bingung dengan narasi Aurelie yang seolah-olah menghapus status pernikahan mereka namun tetap menggunakan istilah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

"Ini aneh. Dia bilang di media tidak pernah menikah dengan saya, mengklaim statusnya tidak sah. Tapi di sisi lain dia teriak KDRT, padahal KDRT itu Kekerasan Dalam Rumah Tangga," terang Roby dengan nada heran.

Lebih lanjut, ia menantang balik bukti hukum terkait tuduhan kekerasan tersebut yang selama ini tidak pernah muncul ke permukaan.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved