Berita Nasional
Menhan RI Bertemu Menteri Perang AS Saat Prabowo Kunjungi Vladimir Putin
Saat Presiden RI Prabowo Subianto ke Rusia, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan ke Amerika Serikat (AS).
“Hari ini, kami hadir sebagai delegasi Indonesia … dengan semangat yang sangat besar untuk terus mengembangkan hubungan pertahanan kita, yang harus berkelanjutan bagi generasi mendatang di Indonesia dan Amerika Serikat,” ujar Sjamsoeddin.
“Kita bekerja atas dasar saling menghormati dan saling menguntungkan untuk meningkatkan nilai kepentingan nasional masing-masing.”
Perjanjian kerja sama baru ini memiliki tiga “pilar utama” yang didasarkan pada kedaulatan nasional dan prinsip saling menghormati: organisasi militer dan peningkatan kapasitas; pelatihan dan pendidikan militer profesional; serta pelatihan dan kerja sama operasional.
Dalam kerangka perjanjian tersebut, kedua negara akan menjajaki inisiatif mutakhir, termasuk pengembangan bersama kemampuan asimetris yang canggih, pelopor teknologi pertahanan generasi berikutnya di bidang maritim, bawah laut, dan sistem otonom.
Indonesia juga menjalin kerja sama sama dalam dukungan pemeliharaan, perbaikan, dan sistem overhaul guna meningkatkan kesiapan operasional, sebagaimana tertuang dalam pernyataan bersama.
Pernyataan tersebut juga menjelaskan bahwa Amerika Serikat dan Indonesia sepakat untuk meningkatkan pelatihan bersama pasukan khusus, yang diharapkan akan semakin mempererat hubungan antara militer kedua negara.
Selain itu, Hegseth menyampaikan bahwa Indonesia telah membantu Amerika Serikat dalam proses pemulangan jenazah prajurit yang gugur.
“Saya menghargai dukungan berkelanjutan Anda dalam membantu Amerika Serikat menemukan, memulangkan, dan melindungi jenazah prajurit kami yang bertempur bersama Indonesia selama Perang Dunia II,” kata Hegseth kepada Sjamsoeddin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/AS-INDONESIA.jpg)