Berita Nasional
Menhan RI Bertemu Menteri Perang AS Saat Prabowo Kunjungi Vladimir Putin
Saat Presiden RI Prabowo Subianto ke Rusia, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan ke Amerika Serikat (AS).
TRIBUNDEPOK-Saat Presiden RI Prabowo Subianto ke Rusia, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan ke Amerika Serikat (AS).
Perbedaan kunjungan kenegaraan ini dilakukan Kabinet Merah Putih Prabowo Subianto di tengah gejolak situasi global yang memanas.
Terlebih diketahui AS dan Rusia memiliki hubungan yang dingin satu antara lain. Terlebih saat perang Ukraina pecah diperburuk dengan perang di Timur Tengah saat ini.
Sebelumnya Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Rusia dan bertemu langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskwa, pada Senin (13/4/2026) kemarin.
Pertemuan Prabowo dan Putin di ruang kerja di Istana Kremlin berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
Ketika baru bertemu saja, Putin langsung menyampaikan apresiasi atas kunjungan Prabowo ke Moskow.
Di hari yang sama pada Senin kemarin, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan ke Amerika Serikat (AS).
Di AS Sjafrie bertemu langsung dengan Menteri Perang AS Pete Hegseth menyepakati Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama (Major Defense Cooperation Partnership/MDCP) antara Indonesia dan AS di Pentagon pada Senin (13/4/2026) waktu setempat.
Dalam pertemuan tersebut Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth bertemu dengan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin sepakat untuk meningkatkan hubungan pertahanan bilateral Amerika Serikat–Indonesia menjadi Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama.
Bahkan Hegseth mengunggah pertemuannya dengan Sjafrie di platform X miliknya.
Hegseth merasa terhormat bisa menerima Sjafrie di Pentagon, AS pada Senin waktu setempat.
“Ini adalah suatu kehormatan untuk menjadi tuan rumah bagi Menteri Pertahanan Indonesia @sjafriesjams di Pentagon hari ini,” tulis Hegseth.
“Saya bangga mengumumkan bahwa kami sedang meningkatkan hubungan kami menjadi Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama, sebagai pengakuan atas kekuatan dan potensi ikatan pertahanan bilateral kami,” jelas Hegseth.
Baca juga: Balas Kekejaman Netanyahu di Lebanon, Hizbullah Serang Pusat Komunikasi Israel
Dalam pernyataan singkatnya, Sjamsoeddin menegaskan pandangan Hegseth mengenai kuatnya hubungan antara Amerika Serikat dan Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/AS-INDONESIA.jpg)