Berita Nasional
Hamas Bangga dengan Rudal Iran yang Berhasil Hantam Israel
Hamas mendukung penuh serangan balasan Iran ke Israel yang merusak sejumlah kota di negara tersebut.
Sejumlah warga Israel pun mendesak pemerintah segera menghentikan perang dengan Iran.
Bahkan mereka menyalahkan Menteri Pertahanan Israel Itamar Ben Gvir atas serangan Iran yang kini meluas ke warga sipil Israel tersebut.
Dijelaskan pada hari ke-23 perang Israel-AS melawan Iran, Teheran meluncurkan gelombang rudal balistik jauh ke selatan Israel. Kota-kota termasuk Arad dan Dimona di Gurun Negev terkena serangan.
Dilaporkan puluhan warga Israel terluka di Arad saja. Serangan ini disebut para pejabat sebagai dampak yang belum pernah terjadi sebelumnya di kota itu.
Sebab bangunan tempat tinggal rusak dan setidaknya 88 orang terluka. Di Dimona, dekat kompleks penelitian nuklir pusat negara itu, setidaknya 27 orang terluka.
Pasukan Iran mengatakan mereka menargetkan "instalasi militer dan pusat keamanan" di wilayah tersebut.
Serangan itu terjadi setelah serangan intensif Israel dan AS terhadap infrastruktur Iran, termasuk situs nuklir Natanz, yang dikutip Teheran sebagai pembenaran untuk pembalasan tersebut.
Otoritas Israel mengkonfirmasi bahwa setidaknya dua rudal balistik menembus pertahanan udara dan menghantam daerah berpenduduk, menyebabkan kerusakan signifikan.
Kegagalan sistem pencegatan untuk menghentikan rudal-rudal tersebut telah menimbulkan pertanyaan tentang penyebaran aset strategis di dalam dan sekitar kota-kota seperti Arad.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Hamas-komentar.jpg)