Jumat, 22 Mei 2026

Berita Nasional

Ketika Pemberdayaan Jadi Pengalaman Berharga bagi Usaha Ultra Mikro

Usaha rumah tangga memiliki daya juang tinggi. Pemberdayaan pun jadi pengalaman berharga bagi usaha ultra mikro

Tayang:
Editor: dodi hasanuddin
Istimewa
NAIK KELAS - Program Mekaarpreneur dari PNM tidak hanya berbicara tentang pembiayaan, tetapi juga tentang bagaimana pengusaha ultra mikro didampingi untuk naik kelas melalui proses inkubasi bisnis yang lebih terarah. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Di tengah pembahasan mengenai akses pembiayaan bagi usaha ultra mikro, ada satu hal yang sering luput dari perhatian bahwa modal bukan satu-satunya kebutuhan untuk bertumbuh.

Banyak usaha dari rumah tangga sesungguhnya memiliki daya juang tinggi, produk yang potensial, bahkan pasar yang terbuka.

Namun tanpa akses pengetahuan, jejaring, kepercayaan diri, dan pendampingan yang tepat, usaha mereka kerap jalan di tempat.

Inilah yang membuat program Mekaarpreneur dari PNM menjadi relevan. Program ini tidak hanya berbicara tentang pembiayaan, tetapi juga tentang bagaimana pengusaha ultra mikro didampingi untuk naik kelas melalui proses inkubasi bisnis yang lebih terarah.

Baca juga: Dapat Pendampingan UMKM Ibu-Ibu Prasejahtera dari Sabang Sampai Merauke Berkembang Bertahap

Ada proses belajar, penguatan mental usaha, pengembangan produk, hingga cara melihat peluang pasar secara lebih luas.
Hasilnya mulai terlihat nyata.

Yuliana Dewi Putri adalah salah satu yang merasakan manfaatnya. Produk herbal drink putri kini semakin mantap ia besarkan setelah mengikuti berbagai pelatihan dan inkubasi usaha dalam program Mekaarpreneur dan menjadi juara 1 di lingkup Bekasi – Jakarta.

“Saya mendapatkan ilmu banyak sekali, mendapatkan teman dan pengalaman luar biasa. saya diajarkan cara branding produk dan pemasaran digital. Produk saya juga bisa berkolaborasi dengan teman-teman yang lain. Ilmu yang saya dapat bisa saya share ke anggota kelompok,” ungkapnya bangga. 

Baca juga: Menteri UMKM dan PNM Dorong Kemandirian Masyarakat Pulau Rinca Desa Pasir Panjang

Di berbagai wilayah para nasabah dengan perkembangan skill dan pengetahun yang progresif keluar menjadi juara Mekaarpreneur.

Pencapaian ini bukan sekadar kemenangan kompetisi, melainkan simbol perubahan cara pandang.

Mereka mendapatkan pengalaman yang sebelumnya mungkin tidak pernah terbayangkan seperti belajar mempresentasikan usaha, memahami strategi bisnis, membangun branding, hingga berinteraksi dalam ekosistem kewirausahaan yang lebih profesional.

Bagi banyak pengusaha ultra mikro, pengalaman seperti ini memiliki dampak yang jauh lebih besar daripada sekadar penghargaan.

Pendampingan membuat mereka merasa usahanya layak diperjuangkan. Mereka tidak lagi berjalan sendiri. Ada ruang belajar, ada pihak yang percaya, dan ada kesempatan untuk berkembang.

Baca juga: Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Sosial Melalui Pemberdayaan UMKM

Realitas di lapangan menunjukkan bahwa tantangan pengusaha ultra mikro tidak berhenti pada keterbatasan modal. Banyak dari mereka menghadapi persoalan mendasar seperti kurangnya literasi bisnis, akses pasar yang terbatas, belum memahami pengelolaan keuangan, hingga minimnya keberanian untuk mengembangkan usaha.

Tidak sedikit pula yang sebenarnya memiliki produk yang baik, tetapi belum tahu bagaimana mengemas dan memasarkannya agar memiliki nilai tambah.

Karena itu, pendekatan pemberdayaan menjadi sangat penting. Pembiayaan memang menjadi pintu masuk, tetapi pendampingan adalah jembatan menuju keberlanjutan usaha.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved