Perang Amerika Israel vs Iran
Ali Khamenei Gugur, Iran Bersumpah Balas Dendam, Selat Hormuz Terancam Ditutup
Ali Khamenei Gugur, Iran Bersumpah Balas Dendam, Selat Hormuz Terancam Ditutup
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, TEHERAN – Dunia internasional terguncang. Setelah sempat menjadi simpang siur, pemerintah Iran melalui saluran TV resmi IRINA akhirnya mengonfirmasi wafatnya Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, pada Minggu (1/3/2026).
Kantor Berita Republik Islam Iran (IRNA) pada Minggu (1/3/2026) menuliskan, "Ayatollah Khamenei, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, gugur sebagai martir setelah diserang oleh rezim Zionis dan Amerika Serikat pada Sabtu pagi."
Saat ini, siaran TV pemerintah Iran terus melantunkan ayat suci Al-Quran dengan latar belakang foto sang "Rahbar" dan spanduk hitam sebagai tanda duka mendalam.
Baca juga: Perang AS-Israel Vs Iran, Guru Besar Hukum Internasional UI Sarankan 5 Langkah Politik Indonesia
Sejumlah laporan menyebutkan bahwa serangan tersebut tidak hanya menargetkan Khamenei. Rudal presisi AS-Israel juga dilaporkan menewaskan kerabat dekat sang Pemimpin Tertinggi, termasuk anak, menantu, hingga cucunya yang berada di lokasi kejadian.
Masa Berkabung 40 Hari
Pemerintah Republik Islam Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari dan libur nasional selama tujuh hari. Namun, di balik duka tersebut, tersimpan amarah besar.
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa kematian sang pemimpin bukan akhir dari perlawanan.
“Militer Iran berjanji akan membalas kematian Khamenei. Ini akan menjadi awal pemberontakan Republik Islam terhadap para penindas,” bunyi pernyataan resmi militer Iran.
Iran sendiri telah melakukan serangan balik ke pangkalan militer AS yang berada di Timur Tengah. Drone yang diduga milik Iran menghantam gedung strategis di Bahrain yang diyakini sebagai markas agen intelijen Mossad.
Rudal-rudal Iran juga menyasar fasilitas militer Amerika Serikat di Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab.
Tutup Selat Hormus
Hanya berselang beberapa jam setelah pengumuman kematian tersebut, situasi ekonomi dunia langsung terancam. Garda Revolusi Iran memberikan peringatan kepada kapal-kapal komersial bahwa jalur strategis ini tidak lagi aman untuk dilintasi.
Informasi yang dikutip dari laporan Gulf News menyebutkan, sejumlah kapal komersial dan tanker minyak telah menerima peringatan langsung dari otoritas militer Iran.
Pesan tersebut mengindikasikan adanya pembatasan pergerakan kapal di salah satu jalur energi paling vital di dunia, yang selama ini menjadi nadi distribusi minyak global.
Selat Hormuz yang terletak di kawasan Teluk Arab memiliki posisi strategis karena menjadi penghubung utama antara negara-negara produsen minyak di Timur Tengah dengan pasar internasional.
| Donald Trump Bakal Buat Film Perang AS Vs Iran yang Gambarkan Kemenangan Negaranya |
|
|---|
| Rumah Ibadah Umat Yahudi di Iran Hancur Akibat Serangan AS-Israel |
|
|---|
| Akses Minyak RI di Selat Hormuz Tertahan Iran, Prabowo Langsung Beri Perintah Darurat ke Bahlil |
|
|---|
| Israel Klaim Tewaskan Komandan Laut IRGC, Iran Tembak Jatuh Jet AS dan Tangkap 39 Mata-mata |
|
|---|
| Iron Dome Ditembus Bom Tandan Iran, Warga Tel Aviv Panik: Dentumannya Mengerikan! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Ali-Khamenei-Wafat.jpg)