Berita Nasional
Kepada Buruh, Istana Janji Panggil Pramono Anung dan Dedi Mulyadi
Pihak Istana Negara berjanji akan memanggil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Sejumlah elemen buruh dari berbagai organisasi mulai KSPI, Serikat Pekerja Nasional (SPN), hingga Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) turun ke jalan.
Spanduk pun dibentangkan yang bertuliskan menolak UMP DKI Jakarta.
Arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan yang mengarah ke Jalan Budi Kemuliaan maupun MH Thamrin dialihkan ke Jalan H Agus Salim dan Kebon Sirih.
Dalam aksinya, KSPI dan Partai Buruh menuntut:
1. Penolakan UMP DKI Jakarta 2026 sebesar Rp5,7 juta dan menetapkan Upah Minimum senilai Rp5,89 juta sesuai kebutuhan hidup layak (KHL) dari BPS.
2. Pengembalian nilai Upah Minimum Sektoral Kota/Kabupaten (UMSK) 2026 di 19 kabupaten/kota yang telah dikurangi, sesuai rekomendasi bupati/wali kota.
Said mengkritik kebijakan upah di Jakarta yang dianggap lebih rendah dibandingkan beberapa daerah industri, seperti Bekasi dan Karawang.
“Apakah masuk akal pabrik panci di Karawang upahnya lebih tinggi dari pekerja gedung pencakar langit di Jakarta?” katanya.
Ia menambahkan, insentif yang diberikan pemerintah tidak menyasar semua penerima upah minimum, sehingga tidak bisa dianggap sebagai bagian dari upah minimum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/buruh-demo-di-Istana-Selasa.jpg)