Senin, 8 Juni 2026

Kebakaran Cempaka Putih

Kirim Pesan Voice Note Sebelum Meninggal Dunia, Ervina: 'Mama Kantorku Terbakar'

Jadi Korban Kebakaran Terra Drone, Ervina Kirimkan Voice Note ke Keluarga Sebelum Meninggal Dunia pada Selasa (9/12/2025)

Tayang:
Editor: Hironimus Rama
Warta Kota
KORBAN KEBAKARAN - Suasana rumah duka korban kebakaran Terra Drone, Ervina (25), di Jalan Kecapi III, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025) pagi. 

Laporan Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - "Mama, Kantorku Terbakar…" Demikian pesan terakhir Ervina (25) kepada keluarganya sebelum nyawanya melayang di Gedung Terra Drone, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).

Ervina sempat mengirim video dan voice note penuh kepasrahan saat terjebak di lantai kantor yang terbakar. 

Suara putus asa terdengar jelas dari pesan suara yang dikirim Ervina (25) ke grup keluarga, Selasa (9/12/2025) siang.

Baca juga: Tewas dalam Insiden Kebakaran Gedung Terra Drone Jakarta, Rayhan Ternyata Baru Setahun Bekerja

"Gua gak tau lagi ya, sumpah ini gua udah benar-benar gabisa ngapa-ngapain ya guys, maaf banget…," ucapnya.

Itulah pesan terakhirnya, beberapa saat sebelum api menjalar dan asap tebal mengepung Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Ervina menjadi satu dari 22 korban tewas dalam insiden yang diduga dipicu meledaknya baterai drone.

Sang kakak, Anggraini (30), menceritakan dengan suara bergetar bahwa Ervina sempat mengirim video singkat yang memperlihatkan kepanikan di dalam gedung.

"Dia kirim ke kakak saya, kasih tau kantornya kebakaran. Kami langsung panik," ujar Anggraini saat ditemui di rumah duka di Jalan Kecapi III, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).

Setelah video itu, pesan suara pendek itu pun menyusul—sebuah pengakuan kepasrahan dari seorang wanita yang merasa tak lagi punya jalan keluar.

"Kami semua syok. Saya sedang kerja, kakak yang lain juga. Pesan langsung tersebar di grup keluarga," kenang Anggraini dengan mata berkaca-kaca.

Ervina, yang dikenal sebagai sosok pendiam dan tertutup di keluarga, ternyata menyimpan kedekatan yang kuat dengan orang-orang di rumah.

"Dia jarang cerita banyak, tapi selalu ada untuk keluarga," tambahnya.

Kini, keluarga masih menunggu dengan cemas di rumah duka. Jenazah Ervina belum juga dipulangkan dari RS Polri Kramat Jati, tempat proses identifikasi 22 korban masih berlangsung.

"Semua berkas sudah kami serahkan. Kami cuma ingin dia cepat pulang, dimakamkan dengan tenang di tempat keluarga di Gang Langgar 2 dekat sini," ucap Anggraini lirih.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved