Makan Bergizi Gratis
MBG Efektif Ringankan Beban Orang Tua Siswa PAUD Mawar di Cijantung
MBG dianggap Efektif dan Ringankan Beban Orang Tua Bagi Sekolah PAUD Mawar di Cijantung, Jakarta Timur.
Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah sejak Januari 2025 lalu, perlahan mulai mendapatkan sambutan hangat dari pihak sekolah dan orang tua murid.
Salah satunya di sekolah PAUD Mawar, Cijantung, Jakarta Timur. Kepala sekolah hingga orang tua murid menganggap MBG memberikan dampak baik dan efektif bagi anak-anak.
Kepala PAUD Mawar, Sulistatik mengungkapkan bahwa program ini membawa dampak signifikan, terutama bagi anak-anak yang terbiasa tidak sarapan di rumah.
Baca juga: Kemenko PM Lakukan Seleksi SPPG Terbaik di Indonesia, Ini Tiga Instrumen Penilaian
Menurut Sulistatik, program ini juga menjadi solusi bagi keluarga dengan ekonomi menengah ke bawah.
"Alhamdulillah, untuk PAUD Mawar ini bermanfaat banget. Terutama anak-anak yang biasanya enggak mau sarapan, setelah ada MBG mereka mau makan," kata Sulistatik saat ditemui di PAUD Mawar, Selasa (9/12/2025).
Hal senada diungkapkan oleh dua orangtua murid, yakni Herlin dan Putri. Mereka mengaku program ini sangat membantu meringankan pengeluaran harian rumah tangga dan efisiensi waktu di pagi hari karena tidak perlu repot menyiapkan sarapan berat.
"Alhamdulillah berguna. Anak saya kalau makan tidak susah, selalu habis. Ini membantu pengeluaran harian dan pagi-pagi tidak repot menyiapkan sarapan," ucap Herlin.
"Ya alhamdulillah ya di rumah jadi gak terlalu masak banyak makanan," timpal Putri.
Bahkan, diakui Herlin dan Putri, MBG juga mampu untuk mengurangi biaya pengeluaran keluarganya. Sehingga program Pemerintah sangat terasa dampaknya.
"Ya alhamdulillah pengeluaran dan tenaga jadi berkurang semenjak adanya MBG ini," ungkap Herlin.
Saran dan Masukan MBG
Sulistatik mengatakan bahwa anak-anak sangat lahap ketika menu yang disajikan berupa ayam goreng tepung dan buah pisang.
"Ada beberapa anak suka sayur, tapi ada yang tidak suka. Biasanya anak-anak paling suka kalau bikin spaghetti dan buah pisang," terang Sulistatik.
"Tapi ya pasti setiap anak itu seleranya berbeda-beda," tambahnya.
| Chandra Rahmansyah Sidak Dapur Makan Bergizi Gratis di Cilodong, Ini Dugaan Pelanggarannya |
|
|---|
| Dugaan Keracunan Spageti MBG di Duren Sawit: 72 Siswa Dirawat, Pramono Turun Tangan |
|
|---|
| BGN Lakukan Validasi Data Penerima Manfaat MBG di Depok, 173 SPPG Terverifikasi |
|
|---|
| Kaji Program MBG, Tim Peneliti UI Ungkap Dampaknya bagi Pendapatan dan Pengeluaran Keluarga |
|
|---|
| Gaji Dosen Masih Dibawah Rp3 Juta, PDIP Protes Keras Dana Pendidikan Disedot Rp223 Triliun Demi MBG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/MBG-PAUD-Mawar-Cijantung.jpg)