Senin, 13 April 2026

Bisnis

Dari Obrolan Warung Kopi hingga Jadi Bos Bengkel Ternama: Mimpi yang Dirajut dengan Nyali

Sebuah bengkel mobil di Ciracas, Jakarta Timur, menyimpan kisah perjalanan panjang yang inspiratif.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Hironimus Rama
Warta Kota/Miftahul Munir
USAHA BENGKEL - Bengkel Bintang Sekata Mandiri, saksi bisu perjuangan Andri Ivan yang bermula dari nol. (Warta Kota/Miftahul Munir) 

Laporan Miftahul Munir

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Sebuah bengkel mobil di Ciracas, Jakarta Timur, menyimpan kisah perjalanan panjang yang inspiratif.

Bukan lahir dari perencanaan bisnis yang matang, melainkan dari sebuah obrolan santai di warung kopi yang mengubah hidup seorang pria bernama Andri Ivan.

Siapa sangka, Bintang Sekata Mandiri, bengkel yang kini telah berdiri kokoh selama 20 tahun, adalah buah dari keberanian mengambil risiko dan mimpi yang diperjuangkan dengan "berdarah-darah".

Baca juga: Bengkel Motor di Kawasan Waduk Waru Ciracas Jaktim Digerebek Polisi, Ternyata Markas Curanmor

Lelah di Zona Nyaman, Godaan di Warung Kopi

Sebelum menjadi pengusaha, Andri—yang akrab disapa Odak—menghabiskan 10 tahun hidupnya sebagai karyawan di sebuah perusahaan Jepang di Pondok Indah.

Rutinitas ketat membuatnya merasa waktu untuk keluarga terenggut. "Hidup seolah hanya untuk kerja," kenangnya.

Titik baliknya terjadi pada tahun 2002. Dalam sebuah reuni dengan teman-teman SMA di warung kopi, ia curhat tentang keinginannya untuk banting setir.

Seorang teman yang berkecimpung di asuransi lalu memberikan ide brilian: "Buka saja bengkel rekanan asuransi."

Saat itu, bengkel semacam itu masih sangat langka. Peluang itulah yang akhirnya menggoda Andri untuk melompat dari zona nyamannya.

Tabungan 10 Tahun dan Dukungan Istri: Modal Awal Sebuah Mimpi

Dengan dukungan penuh sang istri, Andri memberanikan diri mengucapkan selamat tinggal pada kariernya. Tabungan selama satu dekade sebesar Rp 50 juta—jumlah yang cukup besar di era itu—ia korbankan sebagai modal.

"Modal nekat saja. Saya memutuskan memulai usaha bengkel, walau enggak punya pengalaman profesional di bidang ini," kata Andri, mengenangkan keputusan berani itu pada Senin (24/11/2025).

Namun perjalanan tak semudah membalik telapak tangan. Dengan nama awal Langlang Buana Bintang sebagai bentuk penghormatan pada mertuanya yang ahli otomotif, Andri memulai dari nol.

Ia mendapat kebaikan hati seorang teman mertua yang menyewakan lahan seluas 400 meter persegi dengan cicilan yang sangat lunak. Dengan peralatan seadanya, Andri turun langsung bersama segelintir karyawan.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved