Kamis, 7 Mei 2026

Kriminalitas

Karier Emas di Ujung Senja, Terseret Tragedi: AKBP Basuki Hadapi Ancaman PTDH Menjelang Pensiun

Karier Emas di Ujung Senja, Terseret Tragedi: AKBP Basuki Hadapi Ancaman PTDH Menjelang Pensiun”

Tayang:
Editor: dodi hasanuddin
Istimewa
TERANCAM PTDH - AKBP Basuki, mantan Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Jawa Tengah terancam sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari Polri lantaran terlibat dalam pembunuhan dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Dwinanda Linchia Levi (35). 

Publik mungkin menilai dari luar: kesalahan, pelanggaran, atau dugaan hubungan terlarang.

Namun di balik itu semua, ada seorang manusia yang telah mengabdi puluhan tahun, seorang lelaki di ambang pensiun, yang kini harus menghadapi badai terbesar dalam hidupnya.

Sementara keluarga korban masih menunggu keadilan, sidang kode etik akan menentukan apakah Basuki masih layak menyandang seragam Polri, atau justru harus melepasnya dengan cara paling menyakitkan bagi seorang perwira.

Baca juga: Dugaan Pembunuhan Sadis di Bojonggede Bogor, Leher Korban Terlilit Kawat dan Tubuh Penuh Luka Sajam 

Senja karier AKBP Basuki kini menyimpan tanda tanya besar—apakah ia akan mengakhiri masa tugasnya dengan hormat, atau tersisa sebagai catatan kelam dalam perjalanan hidup seorang polisi.

Profil Dwinanda Linchia Levi: Dosen Muda yang Hidupnya Berakhir Tragis di Kamar Kostel Semarang

Dwinanda Linchia Levi (35) adalah seorang dosen muda Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang yang dikenal berdedikasi, ceria, dan dekat dengan para mahasiswanya. Karier akademiknya cukup menjanjikan sebelum kehidupannya terputus secara tragis pada 17 November 2025.

1. Latar Belakang dan Pendidikan

Meskipun detail lengkap pendidikan formalnya tidak dirilis ke publik, Dwinanda diketahui merupakan seorang akademisi yang memiliki dasar ilmu pendidikan dan sosial yang kuat.

Ia bergabung sebagai dosen di Untag Semarang di usia yang relatif muda.

Rekan-rekannya menggambarkan Dwinanda sebagai sosok pendidik yang:

  • Teliti dalam mengajar
  • Mudah didekati mahasiswa
  • Aktif dalam kegiatan kampus, dan memiliki perhatian besar terhadap proses belajar mahasiswa.

2. Karier sebagai Dosen Untag Semarang

Di lingkungan kampus, Dwinanda termasuk dosen favorit mahasiswa.

Ia dikenal:

  • Mudah dihubungi
  • Sering memberikan bimbingan pribadi untuk mahasiswa tingkat akhir, dan aktif mengikuti kegiatan fakultas.
  • Beberapa kolega mengungkap bahwa Dwinanda termasuk dosen dengan masa depan cerah karena kedisiplinannya serta gaya mengajar yang modern dan persuasif.

3. Sosok Pribadi: Pendiam namun Hangat

Meski tak banyak mengumbar kehidupan pribadinya, mereka yang mengenalnya menyebut Dwinanda sebagai pribadi yang:

  • Sopan dan lembut
  • Jarang terlibat konflik, dan lebih memilih menyimpan masalahnya sendiri.
  • Ia dikenal dekat dengan keluarga, meskipun data detail keluarga tidak diungkap ke publik.

4. Komunikasi Intens dengan AKBP Basuki

Polda Jateng mengungkap bahwa Dwinanda dan AKBP Basuki telah menjalin komunikasi intens sejak tahun 2020.

Hubungan ini kemudian menjadi fokus penyelidikan karena keduanya diduga tinggal bersama tanpa ikatan perkawinan suatu pelanggaran kode etik profesi Polri.

Hubungan pribadi ini turut menjadi titik terang sekaligus misteri dalam penyelidikan kematiannya.

5. Kematian yang Mengguncang Publik

Dwinanda ditemukan meninggal dunia di kamar 210 kostel di Jalan Telaga Bodas Raya, Gajahmungkur, Semarang, Senin 17 November 2025.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved