Kamis, 7 Mei 2026

Kriminalitas Jakarta

Diduga Hendak Mencuri Motor, Seorang Pria Tewas Dihajar Massa di Kebayoran Lama

Terduga Pencuri Motor Tewas Dihajar Massa di Kebayoran Lama, Ini Kronologinya

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ramadhan LQ | Editor: Hironimus Rama
Warta Kota/Ramadhan LQ
MALING MOTOR TEWAS - Ketua RT 006 RW 001, Atang Suratman, menunjukkan tempat kejadian perkara (TKP) aksi pelaku pencurian sepeda motor yang kerap beraksi di lingkungan warga Jalan Haji Jiban dan Haji Salihun, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Foto: Warta Kota/ Ramadhan L Q 

Laporan Ramadhan L Q 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Seorang pria yang diduga hendak mencuri sepeda motor tewas usai dihajar massa di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. 

Korban sempat mendapat perawatan medis di rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama, AKP Ivo Amelia mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (17/4/2026).

Baca juga: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Aliran Kali Ciliwung Jagakarsa, Begini Kondisinya

Pelaku diamankan warga saat diduga hendak beraksi, sebelum akhirnya menjadi sasaran amukan massa.

“Pas kami (polisi) datang, pelaku sudah babak belur,” ujar Ivo, Selasa (21/4/2026).

Polisi lalu mengevakuasi pelaku dalam kondisi kritis ke RS Kramat Jati. 

Namun, beberapa jam setelah tiba di rumah sakit, pelaku dinyatakan meninggal dunia.

"Pelakunya sudah meninggal. Pas kita sampai rumah sakit, diberitahu kalau pelakunya meninggal. Iya, karena warga," tuturnya.

Warga menduga pelaku telah dua kali melakukan pencurian motor dalam sebulan terakhir, berdasarkan rekaman CCTV dengan ciri-ciri yang serupa.

"Karena dilihat dari CCTV yang pertama itu sama orang wajahnya sama ininya sama gitu loh, ciri-ciri nya sama, itunya sama. Jadi mungkin masyarakat geram terus ya begitu ya liat itu diamankan yang dirame-rame," ujar dia.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan kunci letter T dan sejumlah kunci motor yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pencurian. 

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku terlihat beraksi seorang diri, namun polisi masih menyelidiki kemungkinan adanya pelaku lain.

"Di CCTV itu sendirian, kita liatnya satu orang ya. Kalau komplotannya kita kan masih penyelidikan ya, karena pelakunya meninggal. Handphone-nya, handphone sama identitas dirinya nggak ada, pas di TKP itu tidak ditemukan," ujar dia. 

"Tapi yang di pelaku itu yang ditemukan eh apa, kunci T. Kunci T sama barang bukti yang ditemukan pelaku itu seperti kunci T, terus beberapa kunci motor, dengan kunci T," lanjutnya.

Hingga kini, identitas pelaku telah dikantongi tim Inafis Polres Metro Jakarta Selatan.

Polisi juga tengah berupaya menghubungi pihak keluarga, sementara proses penyelidikan masih terus berlangsung. (m31)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved