Demo di DPR
Bripka Rohmat Jalani Sidang Etik Terkait Tewasnya Pengemudi Ojol Akibat Dilindas Rantis Brimob
Adapun Bripka Rohmat berperan sebagai pengemudi kendaraan rantis dalam peristiwa tersebut.
Penulis: Ramadhan LQ | Editor: murtopo
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri menggelar sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap anggota Batalyon Brimob Polda Metro Jaya, Bripka Rohmat, Kamis (4/9/2025).
Sidang ini digelar terkait tewasnya pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob dalam sebuah insiden beberapa waktu lalu.
Sidang berlangsung secara tertutup di Gedung TNCC, Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Baca juga: Kompol Cosmas Mengaku Baru Tahu Kabar Meninggalnya Ojol Affan yang Terlindas Usai Viral di Medsos
Bripka Rohmat tiba di lokasi sekira pukul 09.35 WIB dengan mengenakan pakaian dinas harian (PDH) lengkap dengan baret Brimob biru tua.
Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Choirul Anam, turut hadir memantau jalannya sidang.
Baca juga: Pengemudi Mobil Rantis Brimob yang Tabrak Ojol Hingga Tewas Kena Sanksi Berat, Terancam Dipecat
Ia menyebut sidang hari ini merupakan lanjutan dari proses etik yang telah dimulai Rabu (3/9/2025).
Adapun Bripka Rohmat berperan sebagai pengemudi kendaraan rantis dalam peristiwa tersebut.
“Hari ini hari kedua sidang kode etik. Rencananya, fokus pada satu orang yang bertugas sebagai pengemudi,” ujar Anam kepada wartawan.
Menurut Anam, sidang KKEP akan memaparkan kembali konstruksi peristiwa dari sudut pandang Bripka Rohmat.
Baca juga: Kendaraan Taktis Brimob Tabrak Driver Ojol di Pejompongan, Korban Dikabarkan Tewas
“Harapan kami, sidang ini bisa mengurai kenapa kendaraan itu meninggalkan rombongan, terus kenapa tetap melaju, dan bagaimana akhirnya bisa sampai ke markas. Ini penting untuk mendapatkan gambaran utuh,” jelasnya.
Anam juga menambahkan, sidang akan membandingkan rekaman video yang beredar di publik dengan keterangan dari Bripka Rohmat untuk memperjelas kronologi kejadian.
“Penting untuk memastikan, apakah pengemudi melihat keberadaan almarhum atau tidak. Situasi di dalam kendaraan, kondisi psikologis pengemudi saat menghadapi keramaian, dan komunikasi internal di dalam mobil akan menjadi fokus pendalaman,” tambahnya. (m31)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Driver-ojol-dikabarkan-tewas-usai-terlindas-kendaraan-taktis-milik-Brimob.jpg)