Senin, 27 April 2026

Kriminalitas

Dugaan Keterlibatan Bos Besar, Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN dari Keluarga Transmigran

Dugaan Keterlibatan Bos Besar, Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN dari Keluarga Transmigran

Editor: dodi hasanuddin
Istimewa
DALANG PEMBUNUHAN - Otak penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Muhammad Ilham Peradipta adalah Dwi Hartono, seorang pengusaha muda dan motivator bisnis. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Jumlah pelaku atau tersangka penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu Bank BUMN di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Muhammad Ilham Pradipta (37) bertambah.

Polda Metro Jaya kembali menangkap 7 pelaku. Artinya total tersangka yang sudah ditangkap ada 15 orang.

Baca juga: Dwi Hartono Otak Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN Diusung Jadi Bupati, Anggota TNI Terlibat

Namun, Polda Metro Jaya tak memberikan inisial dari 7 pelaku tersebut.

Sebelumnya Polda Metro Jaya menangkap delapan tersangka. Tim penculik dan pembunuh Ilham Pradipta adalah EW alias Eras, AT, RS, dan RAH.

AT, RS, dan RAH ditangkap di kawasan Jakarta Pusat sedangkan RW diamankan di sebuah bandara di daerah Nusa Tenggara Timur (NTT).

DALANG PEMBUNUHAN - Pengusua muda, Dwi Hartono pembuuh Muhammad Ilham Praduta mempunyai rumah di Perumahan Kota Wisata tepatnya di Jalan San Fransisco, Blok Q1 No. 8 dan 9 merupakan dalang penculikan dan pembunuhan Muhammad Ilham Pradipta
DALANG PEMBUNUHAN - Pengusua muda, Dwi Hartono pembuuh Muhammad Ilham Praduta mempunyai rumah di Perumahan Kota Wisata tepatnya di Jalan San Fransisco, Blok Q1 No. 8 dan 9 merupakan dalang penculikan dan pembunuhan Muhammad Ilham Pradipta (Istimewa)

Lalu, tim pembunuh yang merupakan otak utama adalah C, DH, YJ dan AA.

Untuk DH, YJ dan AA ditangkap di daerah Solo, Jawa Tengah. Kemudian, pelaku berinisial C ditangkap di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi membenarkan adanya penangkapan tersangka baru.

Baca juga: Dugaan Sakit Hati, Pengusaha Culik dan Bunuh Kacab Bank BUMN, Rumahnya di Kota Wisata Cibubur

Ia mengatakan, kasus ini ditangani oleh Subdit Resmob dan Subdit Jatanras Ditreskrimum PMJ.

"Yang dapat kami sampaikan ada 15 orang sudah diamankan, 9 orang ditangkap Subdit Jatanras, sedangkan 6 lainnya diringkus Subdit Resmob," kata Ade Ary di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (26/8/2025).

Mungkinkan dari 7 tersangka baru itu ada yang berstatus bos besar dari bank BUMN? Sebab, ada kejanggalan fakta yang terjadi.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa penculikan dan pembunuhan Ilham Pradipta tersebut terkait dugaan kredit fiktif senilai Rp 13 miliar.

HOBI TOURING - Muhammad Ilham Pradipta memiliki hobi touring dengan motor sejak kuliah. Hobi tersebut tak ditinggalkannya meski sudah bekerja dan berkeluarga.
HOBI TOURING - Muhammad Ilham Pradipta memiliki hobi touring dengan motor sejak kuliah. Hobi tersebut tak ditinggalkannya meski sudah bekerja dan berkeluarga. (IG Ilham Pradipta)

Perlu diketahui bahwa sebagai seorang Kacab pembantu, Ilham Pradipta tidak bisa menyetujui kredit senilai Rp 13 miliar.

Sebab, untuk kategori cabang pembantu maka maksimal plafon kredit yang diberikan adalah Rp 2 miliar - Rp 5 miliar. Kredit di atas Rp 5 miliar itu harus naik ke Kanwil.

Kemudian dengan asumsi dugaan kredit fiktif tersebut, maka kategori kredit senilai Rp 13 miliar masuk dalam Kredit Komersial. Kredit komersial itu plafon kreditnya Rp10 miliar – Rp 25 miliar.

Baca juga: Kuasa Hukum Empat Penculik Kacab Bank BUMN Ungkap Korban Dibunuh Seseorang di Cawang

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved