Nasional
Rieke Diah Pitaloka Minta Prabowo Evaluasi Anggaran Kemenkeu dan BPS
Rieke Diah Pitaloka meminta Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi anggaran Kementerian Keuangan dan Badan Pusat Statistik.
Rinciannya, program perdagangan dalam begeri dipangkas 78,65 persen dari Rp.161.384.804 Miliar jadi Rp.34.457.030 Miliar.
Baca juga: Rieke Diah Pitaloka Tidak Betah Hidup Sendiri Pascapercerain Tujuh Tahun yang Lalu dari Donny Adian
Program perdagangan luar negeri dipotong 60,87 persen dari Rp.227.137.583 Miliar jadi Rp.88.890.018 Miliar.
Sedangkan, anggaran BPKN pada RAPBN 2026 hanya mengalokasikan Rp 20.585.163 Miliar.
Menurut Rieke Kemendag bekerja atas data yang disusun BPS.
Acapkali data BPS kurang aktual dan akurat. Metodologinya terindikasi mereproduksi data yang tidak gambarkan kebutuhan, kondisi dan potensi riil.
Sementara itu, fenomena perdagangan domestik dan multinasional menunjukkan pentingnya perlindungan konsumen.
"Maka PKN bertanggung jawab atas perlindungan dan keselamatan konsumen barang dan jasa," katanya. (MAZ)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Rieke-Diah-Pitaloka-77.jpg)