Depok Hari Ini
Wamenaker Ngamuk Ada Pabrik di Depok Bayar Pesangon Pakai Cek Bodong
Mendengar aduan para pegawai, Noel pun mengamuk dan menghubungi pihak manajemen pabrik melalui telepon.
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK -- Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer ngamuk di sebuah pabrik Odol di Depok, Jawa Barat lantaran diduga memberikan cek bodong kepada pegawai yang di-PHK.
Lebih parahnya lagi, para pegawai di pabrik Odol tersebut ternyata mayoritas sudah di usia lanjut usia (Lansia).
Rata-rata pekerja pabrik tersebut berusia 60 hingga 70 tahunan. Para pekerja bahkan sudah mengabdi di pabrik tersebut selama puluhan tahun bahkan ada yang sampai 40 tahun.
Namun demikian para pekerja hanya dapat cek bodong untuk pesangon mereka selama puluhan tahun.
Bahkan sudah 14 bulan para pekerja tidak mendapatkan gaji dan pihak pabrik sudah 22 bulan tidak membayarkan jaminan hari tua (JHT) karyawan.
Baca juga: 15.000 Pekerja Terkena PHK di Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto Lakukan Hal Ini
Di sidak itu juga terungkap ratusan pekerja hanya menerima bayaran Rp 50.000 per minggu.
Kepada Wamen yang karib disapa Noel itu, puluhan pekerja pun menangis mengadukan nasibnya yang tidak mendapatkan apa-apa setelah bekerja puluhan tahun.
Mendengar aduan para pegawai, Noel pun mengamuk dan menghubungi pihak manajemen pabrik melalui telepon.
Emosi Noel semakin meradang ketika manajemen pabrik mengaku tidak bisa segera ke pabrik.
Bahkan manajemen pabrik berkilah lebih mementingkan ibunya ketimbang harus menghadap wakil menteri.
Baca juga: 7 Tuntutan Demo Buruh di Hotel Bumi Wiyata Depok, Gaji Belum Dibayar hingga PHK Sepihak
Momen itu terekam dalam video yang dibagikan Noel di media sosialnya pada Selasa (19/8/2025)
“Ibu bisa segera datang ke sini jam berapa?” tanya Noel lewat sambungan telepon.
“Saya bisa ke sana mungkin jam 2 Pak,” kata manajemen pabrik.
“Saya harus menunggu hingga dua jam? enggak bisa lebih cepat bu? saya jam setengah dua harus menghadap Presiden. Jadi menurut Ibu, saya harus mendahulukan Ibu ketimbang Presiden?” ucap Noel.
Baca juga: UU Cipta Kerja Dinilai Gagal, Gelombang PHK Sejak Januari hingga September 2024 Capai 53.000 Orang
Pihak manajemen kemudian berseloroh bahwa dia harus lebih mengutamakan Ibunya.
“Kalau saya sih lebih mengutamakan Ibu saya,” ucap pihak manajemen tersebut dengan congkak.
Lantaran tidak ada itikad baik dari perusahaan, Noel pun berjanji akan menindak tegas perusahaan tersebut yang telah menzalimi para pegawainya yang sudah lansia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/pabrik-Odol-di-Depok-Jawa-Barat-lantaran-diduga-memberikan-cek-bodong.jpg)