Kriminalitas
Kisah Cinta Berakhir Duka di Deli Serdang, Janda Muda Langgar Larangan Ibu
Kisah Cinta Berakhir Duka di Deli Serdang, Sumatera Utara, Janda Muda Langgar Larangan Ibu Tewas Ditusuk Suami Keempat.
Kehilangan Dini membuat Nurliyah terpukul. Apalagi ia sudah melarang hubungan asmaranya saat masih pacaran.
Ia melarang Dini berhubungan dengan Budi, karena prilakunya jelek. Budi merupakan pecandu narkoba. Selain itu pelaku pengangguran. Namun, Dini tetap bersedia menikahinya pada tahun 2023.
Nurliyah juga sudah mengingatkan Dini agar menceraikannya. Sebab, dia suka melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Baca juga: Kisah Pilu Wanita Muda Nikah 4 Kali Tewas Tanpa Busana di Ponorogo, Detik-detik Sebelum Dibunuh
Apalagi, menantunya itu ketahuan mencuri milik pasien di rumah sakit yang sama-sama dirawat dengan Nurliyah.
"Sudah saya bilang dari dulu agar hubungannya disudahi. Karakater pribadinya gak bagus, apalagi suka mencuri. Aku engga suka orang mencuri curi aku engga suka," kata Nurliyah.
Cemburu Buta
Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Tohap Sibuea mengungkapkan bahwa motif pelaku membunuh korban lantaran cemburu.
Pelaku sering melihat korban menerima video call dari pria lain. Tak hanya itu, pelaku juga kerap melihat korban sembunyi-sembunyi saat menerima telepon.
Pada Sabtu (16/8/2025) subuh, Dini tengah berada di kamarnya bersama dua teman wanitanya.
Budi pun masuk ke rumah. Dari ruang tamu, pelaku mengintip ke kamar. Terlihat Dini bersama dua temannya.
Lalu, dia masuk ke kamar dan langsung menusukkan pisau ke dada, kepala dan leher korban. Sang suami kemudian kabur.
Dini berusaha mengejar pelaku, namun tersungkur di ruang tamu. Dini tewas lantaran kehabisan darah.
Anak bungsu Dini yang berusaia lima tahun keluar rumah. Dia menuju rumah neneknya untuk memberitahukan pembunuhan tersebut.
Nurliyah pun bergegas ke rumah anaknya dan dilihatnya Dini sudah tewas bersimbah darah. Nurliyah pun menjerit histeria sehingga para tetangga berdatangan.
"Setelah kita melakukan pemeriksaan terhadap pelaku bahwa pelaku sakit hati karena istrinya itu sedang melakukan video call dengan orang lain," kata Kompol Tohap Sibuea, Senin (18/8/2025).
Fajar, Kepala Dusun V Desa Manunggal, mengungkapkan, informasi yang didapatnya bahwa pekerjaan sepasang suami istri yang baru menikah 2 tahun sebagai penipu online.
Mereka melakukan peneipuan dan kemudian memeras korbannya.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com
| Otak Pembunuhan WNA Korea di Bekasi Ternyata Mantan Caleg, Rencanakan Aksi Sadis Selama 6 Bulan |
|
|---|
| Terungkap! Mantan Istri Sewa Pembunuh Bayaran untuk Habisi WNA Korea di Bekasi, Ini Motifnya |
|
|---|
| Bukan Cuma Kesal Game Diganggu, Paman yang Tega Habisi Balita di Bekasi Mengaku Dengar Bisikan Ini |
|
|---|
| Terungkap! Terduga Pelaku Pembunuhan Balita di Bekasi Ternyata Alami Gangguan Jiwa |
|
|---|
| Polisi Duga Balita di Bekasi Dibunuh Pamannya, Ini Alasannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Janda-Muda-Deli-Serdang.jpg)