Kabel Udara Menjuntai
Kabel Semrawut Bikin Warga Celaka, 3 Orang Jadi Korban Terjerat Kabel Dalam 3 Hari Terakhir
Seperti yang terjadi di Jalan Raya Bogor, seorang pengendara motor mengalami luka robek di bagian lehernya lantaran terjerat kabel yang menjuntai.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Seentara itu, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Kasudin SDA) Jakarta Barat (Jakbar) Purwanti Suryandari menyampaikan bahwa kabel menjuntai yang celakai pengendara adalah milik Jakarta Smart City (JSC).
"Tadi saya dapat dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas SDA, katanya (kabel menjuntai) itu punya JSC, kabel CCTV JSC," ungkap Purwanti kepada wartawan, Jumat.
Merespon kejadian itu, Komisi C DPRD meminta agar dinas terkait menyelesaikan masalah kabel ini agar tidak lagi menelan korban.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta, Lukmanul Hakim saat ditemui wartawan, di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat.
"Kami minta di Cengkaregng, Dinas Bina Marga turun dan tidak boleh lagi ada korban masyarakat yang terkena kabel," kata Lukman.
Dirinya juga meminta kepada pihak pemilik kabel agar bertanggungjawab merapikan kabal utilitas yang masih berserakan, baik lewat penanaman kabel maupun cara lainnya.
Adapun untuk rencana penanaman kabel, Lukman menyebut jika hal tersebut masih dibahas bersama dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMN), yakni Kakarta Properti (Jakpro) dan Sarana Jaya.
"Sebenarnya ini kan soal utilitas ya, artinya kabel provider yang tidak bertanggungjawab atas kabel-kabelnya ini," ucapnya.
Lebih lanjut, Lukman menyampaikan bahwa DPRD Jakarta kini sudah membuat panitia khusus (Pansus) untuk membahas masalah kabel di Jakarta.
Pembentukan itu dilakukan untuk meminimalisir terjadinya korban akibat kabel menjuntai.
"Nanti kami juga akan menyampaikan ke teman-teman Pansus agar tidak boleh lagi ada luka masyarakat yang kena kabel utilitas yang jatuh," pungkasnya. (RON/m40)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Lokasi-kabel-semrawut-yang-sebabkan-2-pengendara-motor-luka-luka.jpg)