Senin, 8 Juni 2026

Berita Bekasi

Hujan Deras Akibatkan Pergerakan Tanah di Cikarang Pusat Bekasi, Delapan Rumah Warga Amblas

Akibat peristiwa ini, delapan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, tiga di antaranya rusak berat.

Tayang:
Editor: murtopo
Tribun Bekasi/Muhammad Azzam
PERGERAKAN TANAH -- Kondisi rumah ambles usai alami pergerakan tanah di Kampung Tembong, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Minggu (25/5/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Bekasi, Muhammad Azzam

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEKASI - Sebanyak delapan rumah ambles akibat bencana pergerakan tanah di Kampung Tembong, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Minggu (25/5/2025).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan pergerakan tanah terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir

Akibat peristiwa ini, delapan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, tiga di antaranya rusak berat.

“Dari laporan dan hasil analisa tim di lapangan, sebanyak delapan bangunan rumah terdampak. Tiga rumah rusak berat dan lima lainnya mengalami kerusakan ringan,” kata Dodi kepada awak media pada Senin (26/5/2025).

Dodi menyebutkan, intenaitas hujan yang tinggi diduga menjadi pemicu pergeseran tanah di lokasi kejadian.

Baca juga: Pergeseran Tanah di Bojongkoneng Akibatkan 67 Rumah Retak, Pemkab Bogor Siapkan Lahan Relokasi

Tanah yang jenuh air akhirnya bergeser dan mengakibatkan longsor kecil, apalagi kontur daerahnya berbukit.

“Curah hujan tinggi membuat struktur tanah tidak stabil. Ini yang menyebabkan pergerakan tanah secara perlahan hingga merusak bangunan,” terangnya.

Menurutnya, semua rumah yang terdampak merupakan bangunan permanen.

Beberapa rumah bahkan mengalami retakan serius pada dinding dan lantai akibat pergeseran tanah.

“Jenis bangunannya rumah permanen. Dampak kerusakan cukup signifikan, terutama pada struktur fondasi,” jelasnya.

Baca juga: Pergeseran Tanah Dekat Rumah Prabowo di Bojong Koneng Bogor, Warga Berharap Segera Direlokasi

Sebagai langkah awal, BPBD telah mengirimkan bantuan berupa bambu dan bronjong ke lokasi kejadian.

Material ini digunakan untuk memperkuat struktur tanah sementara dan mencegah longsor susulan.

“Penanganan awal sudah kami lakukan. Bantuan bambu dan bronjong sudah dikirim untuk menahan pergerakan tanah lebih lanjut,” ucap Dodi.

BPBD meminta warga yang terdampak diminta tetap waspada dan menghindari bangunan yang rawan ambruk.

Sumber: Tribun bekasi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved