Berita Bekasi
Hujan Deras Akibatkan Pergerakan Tanah di Cikarang Pusat Bekasi, Delapan Rumah Warga Amblas
Akibat peristiwa ini, delapan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, tiga di antaranya rusak berat.
Laporan Wartawan Tribun Bekasi, Muhammad Azzam
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEKASI - Sebanyak delapan rumah ambles akibat bencana pergerakan tanah di Kampung Tembong, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Minggu (25/5/2025).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan pergerakan tanah terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir
Akibat peristiwa ini, delapan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, tiga di antaranya rusak berat.
“Dari laporan dan hasil analisa tim di lapangan, sebanyak delapan bangunan rumah terdampak. Tiga rumah rusak berat dan lima lainnya mengalami kerusakan ringan,” kata Dodi kepada awak media pada Senin (26/5/2025).
Dodi menyebutkan, intenaitas hujan yang tinggi diduga menjadi pemicu pergeseran tanah di lokasi kejadian.
Baca juga: Pergeseran Tanah di Bojongkoneng Akibatkan 67 Rumah Retak, Pemkab Bogor Siapkan Lahan Relokasi
Tanah yang jenuh air akhirnya bergeser dan mengakibatkan longsor kecil, apalagi kontur daerahnya berbukit.
“Curah hujan tinggi membuat struktur tanah tidak stabil. Ini yang menyebabkan pergerakan tanah secara perlahan hingga merusak bangunan,” terangnya.
Menurutnya, semua rumah yang terdampak merupakan bangunan permanen.
Beberapa rumah bahkan mengalami retakan serius pada dinding dan lantai akibat pergeseran tanah.
“Jenis bangunannya rumah permanen. Dampak kerusakan cukup signifikan, terutama pada struktur fondasi,” jelasnya.
Baca juga: Pergeseran Tanah Dekat Rumah Prabowo di Bojong Koneng Bogor, Warga Berharap Segera Direlokasi
Sebagai langkah awal, BPBD telah mengirimkan bantuan berupa bambu dan bronjong ke lokasi kejadian.
Material ini digunakan untuk memperkuat struktur tanah sementara dan mencegah longsor susulan.
“Penanganan awal sudah kami lakukan. Bantuan bambu dan bronjong sudah dikirim untuk menahan pergerakan tanah lebih lanjut,” ucap Dodi.
BPBD meminta warga yang terdampak diminta tetap waspada dan menghindari bangunan yang rawan ambruk.
| Pergeseran Tanah di Bojongkoneng Akibatkan 67 Rumah Retak, Pemkab Bogor Siapkan Lahan Relokasi |
|
|---|
| Jembatan Ambruk di Citeureup Bogor, Bupati Rudy Susmanto Instruksikan BPBD Segera Tangani |
|
|---|
| Pergeseran Tanah Dekat Rumah Prabowo di Bojong Koneng Bogor, Warga Berharap Segera Direlokasi |
|
|---|
| Persitiwa Pergerakan Tanah Terjadi di Kabupaten Bekasi, Tanah Retak Menganga Seperti Kena Gempa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Kondisi-rumah-ambles-usai-alami-pergerakan-tanah-di-Kampung-Tembong.jpg)