Senin, 20 April 2026

Kabupaten Bogor

Pergeseran Tanah Dekat Rumah Prabowo di Bojong Koneng Bogor, Warga Berharap Segera Direlokasi

Lokasi pergeseran tanah di Desa Bojong Koneng ini tidak jauh dari rumah kediaman Presiden Prabowo Subianto.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Vini Rizki Amelia
TribunnewsDepok.com/Hironimus Rama
Warga menunjukkan rumah yang rusak akibat pergeseran tanah di Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (6/11/2024) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Sebanyak 52 rumah di Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terdampak pergeseran tanah pada Rabu (6/11/2024).

Wildan Hadiwibowo, Kasi Kesra Desa Bojong Koneng, mengatakan rumah yang terdampak pergeseran tanah ini berada di di RW 9 dan RW 15.

"Total ada 52 rumah yang terdampak. Ada 15 rumah yang rusak sedang dan 7 rumah rusak berat, sisanya rusak ringan," kata Wildan di Bojong Koneng, Jumat (8/11/2024).

Dia menjelaskan 7 kepala keluarga yang rumah rusak berat mengungsi ke rumah keluarga dan masjid.

Baca juga: Gelar Tebus Murah Saat Kampanye, Bawaslu Pastikan Ridwan Kamil Tak Langgar Aturan

"Rumah yang rusak berat rawan ambruk.
Kerusakan terjadi pada konstruksi bangunan karena tanah bergerak," ujarnya.

Wildan menambahkan pergeseran tanah terjadi karena hujan lebat selama beberapa hari.

"Memang di sini tanahnya labil. Lokasi ini merupakan bekas pergeseran tanah pada 2022 lalu. Saat itu ratusan rumah yang terdampak," bebernya.

Baca juga: Sebelum Tewas Terpanggang, Korban Kebakaran di Papanggo Tanjung Priok Sempat Terlihat Padamkan Api

Dia menjelaskan warga sudah mendapat bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor.

"Bantuan yang disalurkan berupa bahan makanan dan pakaian," tutur Wildan.

Sementara rumah yang rusak sudah disurvei oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor.

"Untuk rumah, masih harus dikaji lagi apakah masih bisa rehab atau harus direlokasi," beber Wildan.

Baca juga: Cabup Rudy Susmanto Paparkan Program SPP Gratis Sekolah Swasta dan Digitalisasi Desa di Citeureup

Sementara itu, warga Kampung Curug yang terdampak pergeseran tanah menagih janji dari Pemkab Bogor dan Sentul City soal rencana relokasi lahan pemukiman.

Nunik Indasari (42) mengatakan rencana relokasi sudah pernah terlontar saat pergeseran tanah tahun 2022.

"Waktu itu kawasan pemukiman di sini rencananya akan direlokasi ke lahan PT Sentul City. Namun sampai sekarang belum ada informasi apapun," tuturnya.

Baca juga: Gerombolan Remaja Ancam Satpam Pos Ronda RW Kampung Caman Bekasi, Kalungkan Celurit di Leher

Dia mengungkapkan warga hanya mendapatkan bantuan perbaikan rumah pada 2022 lalu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved