Kriminalitas
Remaja yang Jambret HP Bocah di Bojonggede Bogor Hingga Tersungkur Ditangkap Polisi
Polisi berhasil menangkap dua jambret ponsel yang menyebabkan seorang bocah tersungkur di Bojonggede, Kabupaten Bogor.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SEMANGGI - Polisi berhasil menangkap dua jambret ponsel yang menyebabkan seorang bocah tersungkur di Bojonggede, Kabupaten Bogor.
Kejadian ini viral di media sosial setelah video rekaman aksi penjambretan oleh kedua remaja yang belum berumur 18 tahun itu tersebar luas.
"Lokasi penangkapannya adalah di daerah Desa Susukan, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, Jumat (14/3/2025).
"Kami tidak dapat menyebutkan inisialnya karena ini adalah anak, anak yang berhadapan dengan hukum. Usianya di bawah 18 (tahun). Ini yang cukup memprihatinkan," sambungnya.
Baca juga: Satpol PP Tertibkan Bangunan Liar di Stasiun Cilebut hingga Bojonggede, Ini Kata Bupati Bogor
Ade Ary menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan serangkaian olah tempat kejadian perkara (TKP) dan observasi terhadap saksi.
Pengecekan CCTV di sekitar lokasi kejadian juga membantu petugas melacak jalur yang ditempuh kedua pelaku.
"Berdasarkan informasi dari masyarakat dan rekaman CCTV, kami berhasil mengetahui lokasi keberadaan pelaku di Bojonggede," ungkapnya.
"Dan saat ini sedang diproses dengan persangkaan Pasal 365 KUHP atau pencurian dengan kekerasan dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun," lanjut dia.
Baca juga: Kawanan Begal Sadis yang Beraksi di Bojonggede dan Tajurhalang Dibekuk, Satu Orang Ditembak
Sementara itu, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardy Marasabessy, mengungkapkan aksi penjambretan terjadi pada Senin (10/3/2025) sekira pukul 13.02 WIB.
Saat itu, korban yang merupakan seorang bocah laki-laki berusia enam tahun sedang bermain handphone di sekitar perumahan setempat.
Tiba-tiba, dua pelaku yang mengendarai sepeda motor mendekati korban dan langsung merampas ponsel milik anak tersebut.
Akibatnya, korban terjatuh dan terpelanting di aspal.
"Korban jatuh setelah ponselnya dirampas oleh pelaku, dan handphone anak tersebut berhasil dibawa lari," ujar Ressa. (m31)
| Niat Jadi Dukun Pengganda Uang, Pria di Bogor Nekat Cetak Uang Palsu Rp650 Juta di Kamar Hotel |
|
|---|
| Teror Air Keras Aktivis KontraS, Bola Mata Andrie Yunus Bocor, Polisi Limpahkan Berkas ke Puspom TNI |
|
|---|
| Pegawai Ayam Geprek Bekasi Jual Motor dan HP Korban Mulai Harga Rp450 Ribu |
|
|---|
| Tersangka Bertambah, Polisi Tangkap Penadah Barang Bukti Kasus Mutilasi Karyawan Ayam Geprek Bekasi |
|
|---|
| Bermodal Air Campur Detergen, Sindikat 'Black Dollar' Liberia Kuras Harta WN Korea Rp 1,6 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Ilustrasi-jambret-1.jpg)