Viral Media Sosial
Proposal Perayaan Tahun Baruan Ormas yang Viral Ternyata Milik Pemuda Pancasila Cabang Bekasi
permintaan sumbangan perayaan tahun baru yang dilakukan jajaran PAC PP Bekasi Selatan adalah tindakan keliru
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Vini Rizki Amelia
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, KOTA BEKASI - Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) Kota Bekasi menanggapi isu alokasi anggaran hingga Rp 44, untuk perayaan tahun baru 2025 yang saat ini viral.
Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kota Bekasi, Ariyes Budiman mengatakan proposal alokasi anggaran itu dibuat Pimpinan Anak Cabang (PAC) PP Bekasi Selatan.
Namun usai viral, proposal tersebut diakuinya sudah ditarik kembali alias tidak jadi disebarluaskan.
Perintah penarikan proposal itu juga disampaikan langsung Ketua PAC PP Bekasi Selatan, berinisial ED, kepada panitia pelaksana kegiatan perayaan tahun baru.
Baca juga: Diduga Alami Delirium, Seorang Wanita Tewas Tertabrak Kereta di Bekasi
"ED menuturkan bahwa sudah memerintahkan panitia untuk menarik kembali proposal yang telah diedarkan, sesuai dengan jumlah proposal yang telah di keluarkan oleh panitia acara," kata Ariyes dalam siaran persnya, Sabtu (28/12/2024).
Ariyes menjelaskan pihaknya sudah memanggil dan memberikan sanksi administrasi kepada ED.
Sebab, permintaan sumbangan perayaan tahun baru yang dilakukan jajaran PAC PP Bekasi Selatan adalah tindakan keliru.
Baca juga: Wakapolda Perintahkan Seluruh Polres Tindak Ormas yang Melakukan Pungli Jelang Perayaan Tahun Baru
Pimpinan ormas PP pun sebelumnya sudah mengeluarkan instruksi pelarangan penyebaran proposal yang tidak jelas peruntukannya.
"MPN, MPW dan MPC telah memberikan instruksi bahwa tidak boleh menyebarkan proposal tahun baru, THR, atau proposal yang tidak jelas peruntukannya," jelasnya.
Berdasarkan pemanggilan tersebut, Ariyes menuturkan kalau ED mengeklaim proposal permintaan sumbangan tersebut hanya bersifat sukarela dan tidak ada unsur paksa ke para pelaku usaha.
Baca juga: Ini 13 Tempat di Depok Dapat Jadi Tujuan Rayakan Tahun Baru 2025, Konser Bernadya di Margo City
Kemudian proposal tersebut juga diakui ED diperuntukkan untuk kegiatan santunan anak yatim, dan pengajian rutin tahunan, tapi hal itu tidak dicantumkan dalam perincian proposal.
ED pun sudah menyampaikan permintaan maaf dan siap menerima sanksi buntut viralnya proposal tersebut.
"ED meminta maaf kepada warga masyarakat dan organisasi Pemuda Pancasila, karena viralnya proposal tersebut, dirinya (ED) menyebut siap menerima sanksi yang diberikan organisasi dalam rangka pembinaan organisasi," pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, sebuah foto yang memperlihatkan rencana anggaran sebuah Ormas di Bekasi untuk merayakan pergantian malam tahun baru.
Baca juga: Sempat ke Depok, Sosok Kasubdit 3 Ditresnarkoba yang Dimutasi Kapolda Metro Jaya Terkait Pemerasan
Foto tersebut viral diunggah sejumlah akun sosial media (Sosmed) yang diduga dibuat oleh PAC Ormas kawasan Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Dugaan-meminta-anggaran-perayaan-malam-tahun-baru-oleh-oknum-ormas-di-bekasi.jpg)