Rabu, 29 April 2026

Berita Jakarta

Polisi Ungkap Hasil Tes DNA Bayi Tertukar di Cempaka Putih yang Dilakukan Pusdokkes Polri

Tes DNA terhadap sampel, dipastikan oleh Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP M Firdaus , dilakukan dengan mengedepankan faktor keilmuan.

Tayang:
Penulis: Ramadhan LQ | Editor: murtopo
Istimewa
Ilustrasi -- Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP M Firdaus mengungkap hasil tes DNA kasus dugaan bayi tertukar berjenis kelamin laki-laki yang meninggal dunia di Rumah Sakit Islam (RSI) Jakarta, Cempaka Putih. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CEMPAKA PUTIH - Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP M Firdaus memastikan, bayi berjenis kelamin laki-laki yang meninggal dunia di Rumah Sakit Islam (RSI) Jakarta, Cempaka Putih adalah anak pasangan Muhammad Rauf dan Feni Selviyanti.

Hal tersebut didapat setelah dilakukan tes DNA oleh Pusat Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Pusdokkes Polri).

"Berdasarkan hasil analisis seluruh profil DNA telah dapat dibuktikan secara ilmiah bahwa secara genetik Mister X adalah anak biologis Muhammad Rauf dan Feni Selviyanti," ucap Firdaus, di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (24/12/2024).

Tes DNA terhadap sampel, dipastikan oleh Firdaus, dilakukan dengan mengedepankan faktor keilmuan.

Baca juga: Pastikan Dua Bayi Tertukar di Rumah Sakit, Polres Bogor Ikut Bertanggungjawab Terhadap Kedua Bayi

Sementara itu, Direktur Utama RSI Jakarta Cempaka Putih, dr. Jack Pradono Handojo, merasa lega dengan terungkapnya hasil tes DNA tersebut.

"Alhamdulillah, bahwa secara ilmiah dugaan bayi tertukar itu tidak terjadi," kata Jack Pradono.

Atas hal itu, informasi terkait bayi tertukar tak benar. 

Diberitakan sebelumnya, Polisi menggelar ekshumasi atau pembongkaran makam kasus bayi yang diduga tertukar di sebuah rumah sakit wilayah Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro menuturkan bahwa jasad bayi akan diambil sampel DNA.

Baca juga: Orang Tua Bayi Tertukar di Bogor Enggan Tes DNA, Siti Mauliah Berharap Menemukan Anak Kandungnya

Menurutnya, butuh waktu lebih kurang dua minggu guna mengetahui hasil tes DNA tersebut.

“Sekitar dua minggu (hasilnya, red) nanti kita lihat perkembangannya," kata Susatyo kepada Selasa (17/12/2024).

Dia tidak menjelaskan detail sampel apa yang diambil dari jasad bayi.

Mantan Kapolsek Metro Gambir itu menambahkan hal itu merupakan kewenangan dokter.

"Nanti sama dokter secara teknis nanti kalau untuk apa sampel yang diambil hanya beberapa bagian, nanti tanya sama dokter," tambahnya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved