Selasa, 21 April 2026

Pelecehan di Kereta

Pelaku Pelecehan di KRL Masuk Daftar Hitam KAI, Dilarang Naik Kereta dan Dipantau CCTV

Setelah mengalami kejadian tersebut, Kezia berharap agar para perempuan bisa menjaga diri masing-masing

Warta Kota/istimewa
Pelaku pelecehan di Kereta Rel Listrik (KRL) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SERPONG UTARA - Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) buka suara terkait kasus dugaan pelecehan yang di Kereta Rel Listrik (KRL) Serpong - Tanah Abang yang viral di media sosial X, Kamis (28/11/2024).

Terkait permasalahan itu, pihaknya menyesali kejadian tersebut dan berkomitmen untuk memastikan tindakan tegas terhadap pelaku.

"Untuk kronologis awal kami tidak mengetahui detailnya seperti apa, tapi kami sangat menyayangkan kejadian tindak asusila ini," kata Leza Arlan Manager Public Relations KAI Commuter saat dihubungi, Jumat (29/11/2024).

"Yang jelas kami akan black list terduga pelaku yang melakukan tindakan tersebut untuk naik commuter line," imbuhnya.

Baca juga: Rayakan Kemenangan, Cawalkot Depok Supian Suri Open House untuk Relawan dan Pendukung

Terkait kebijakan black list, pihak KAI menjelaskan bahwa terduga pelaku akan dimasukkan ke dalam database dan dipantau melalui sistem CCTV analytic.

Sistem CCTV analytic itu telah terpasang di setiap stasiun dan kereta, sehingga wajah pelaku akan terdeteksi.

"Black list-nya enggunakan commuter line karena sudah dimasukkan ke dalam data base dan akan selalu terpantau melalui CCTV analytic," pungkasnya.

Baca juga: Pria Kurus Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Wanita Muda di KRL Serpong - Tanah Abang Berakhir Damai

Sebelumnya diberitakan, Sebelumnya diberitakan, Seorang wanita melaporkan pengalaman buruknya saat menjadi korban pelecehan seksual di dalam Kereta Rel Listrik (KRL) Serpong, Tangerang Selatan menuju Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2024).

Perempuan bernama Kezia Dera menceritakan detik-detik seorang pria tak dikenal, secara tiba-tiba melakukan tindakan tak senonoh di tengah keramaian penumpang, melalui akun X pribadinya, yaitu @Kezia_Dera.

Dalam postingannya, ia membagikan video orang yang diduga melakukan pelecehan kepada dirinya dan cukup menjadi perhatian.

"Teman-teman tolong bantu viralin siapapun yang tau pria tua bangka ini. Dia baru saja melakukan pelecehan seksual ke saya di KRL. Gue ngetik sambil nangis dan gemeter. Saya minta dia turun di Stasiun Pondok Ranji," tulis Kezia di media sosial X, dikutip Kamis (28/11/2024).

Baca juga: DPRD Kabupaten Bogor Sahkan Perda Kode Etik dan Promperda 2025

Kezia kembali menceritakan kronologi pelecehan yang dialaminya. 

Awalnya, Kezia menjelaskan bahwa keadaan KRL jurusan Serpong-Tanah Abang sangat padat dan sebagian penumpang memang harus berdiri. 

"Kondisi dalam gerbong saat itu padet banget, karena memang rush hours, orang berangkat kerja (KRL Serpong - Tanah Abang). Saat itu saya memang kegencet tapi saya menyilangkan tangan saya," kata Kezia.

Baca juga: Cerita Penumpang KRL Wanita Dilecehkan dengan Cara Diraba Area Sensitifnya Oleh Pria Tua Bangka

Ditengah perjalanan, ia merasakan kejanggalan, karena area sensitif tubuh, bagian bawahnya tersentuh.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved