Jumat, 12 Juni 2026

Kebakaran

499 Siswa Langsung Dievakuasi Saat Terjadi Kebakaran 18 Ruang Kelas SDN 01 Pondok Bambu

Pihaknya pun belum dapat memastikan bahkan memperkirakan kerugian secara materil kebakaran itu

Tayang:
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Vini Rizki Amelia
Warta Kota/Rendy Rutama
SDN 01 Pondok Bambu yang terletak di Jalan Gading II, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur terbakar pada Selasa (23/7/2024). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DUREN SAWIT - Kebakaran dahsyat terjadi di SDN 01 Pondok Bambu yang terletak di Jalan Gading II, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur terbakar pada Selasa (23/7/2024).

Ketua Posyandu RW 11 Pondok Bambu, Puti memaparkan kebakaran tersebut terjadi sangat cepat.

Secara rinci, kronologinya bermula saat Puti dengan rekan posyandu tengah melakukan kegiatan di balai RW 11 kelurahan Pondok Bambu yang lokasinya berseberangan dengan SDN 01 Pondok Bambu.

Sekira pukul 12.00 WIB bersamaan dengan waktu adzan zuhur, pihaknya seketika mencurigai adanya bau asap dan timbul api dari sudut bangunan sekolah.

Baca juga: Ini Hasil Pertemuan Sandi Damkar Depok dengan Atasannya usai Membongkar Kerusakan Peralatan Kerja

“Setelah itu saya langsung lari ke rumah pak RW memberitahukan SD kebakaran,” kata Puti, Selasa (23/7/2024).

Kemudian ketika Puti kembali ke balai RW tidak lebih dari lima menit, api sudah langsung merambat ke seluruh bagian ruang kelas.

Lalu dirinya bersama RW serta bendahara langsung menghubungi tim Damkar untuk meminta bantuan memadamkan api.

Baca juga: Gudang Drumband dan 18 Ruang Kelas SDN 01 Pondok Bambu Terbakar

Sembari menunggu kedatangan petugas Damkar ke lokasi, para guru bergotong royong mengevakuasi para siswa yang berjumlah 499 anak dari kelas satu hingga enam ke tempat lebih aman.

“Anak-anak udah dikeluarin dari kawasan sekolah karena udah jam pulang. Kami lihat api jadi enggak berani ke arah sana, tapi kami lihat anak-anak sudah dikeluarin ke lapangan, jadi guru-guru mengevakuasi ke lapangan,” pungkasnya.

Sementara Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan dan Penyelamatan (Kasie Ops Sudin Gulkarmat), Abdul Wahid mengatakan kebakaran tersebut diduga bersumber karena korsleting arus listrik pada gudang penyimpanan alat musik drumband.

Baca juga: Buntut Demo Mahasiswa Ricuh di Patung Kuda, Seorang Polisi Terluka Terkena Lemparan Batu

“Penyebabnya diduga karena korsleting listrik, awalnya itu api terlihat pada gudang penyimpanan drumband terus menyebar ke kelas dan parkiran sepeda,” kata Wahid, Selasa (23/7/2023).

Wahid menjelaskan Sekira pukul 12.22 WIB, 90 petugas beserta 18 mobil pemadaman pun dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

“Kami melakukan pemadaman ya di lokasi dan terlihat objek terbakar itu ada gudang sekolah drumband dan 18 ruang kelas dengan luas lebih kurang 700 meter persegi,” jelasnya.

Baca juga: Kenalan Lewat Medsos Tak Pernah Ketemu Tapi Pacaran, Sering Video Call Seks, Endingnya Begini

Hingga sekira pukul 14.06 WIB, Wahid menuturkan pihaknya masih melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian.

Pihaknya pun belum dapat memastikan bahkan memperkirakan kerugian secara materil kebakaran itu.

Namun ia memastikan tidak ada korban dari peristiwa naas tersebut.

“Kami masih melakukan pendinginan dan dimulai sekira pukul 13:20 WIB,” tutupnya. (m37)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved