Berita Jakarta
Warga DKI Jakarta Diminta Sterilisasi Kucing, Gratis! Catat Tanggalnya
Sudin KPKP Jakbar meminta masyarakat khususnya para pemilik hewan penular rabies (HPR) untuk mengantarkan hewan kesayangannya ke lokasi vaksinasi
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PALMERAH - Sebanyak 840 ekor kucing di steril guna menekan kasus rabies di DKI Jakarta.
Sterilisasi dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP).
Dengan tindakan ini, diharapkan kasus rabies bisa mencapai nol kasus rabies di kota metropolitan.
Hal itu sebagaimana disampaikan Kasudin KPKP Jakarta Barat, Novy C Palit kepada wartawan, Kamis (18/7/2024).
Baca juga: Didukung PKS Maju Pilkada Jatim, Khofifa-Emil: Jalan Kemenangan Semakin Dekat
"Mulai Januari sampai akhir Juni 2024, 840 ekor kucing disterilisasi," kata Novy.
Novy mengatakan, sterilisasi dilakukan dengan proses pembedahan guna mencegah kucing betina maupun jantan bereproduksi.
Tujuannya, lanjut dia, untuk mengendalikan populasi kucing dan memperkecil potensi penyebaran rabies.
"Tujuan dilakukannya sterilisasi adalah untuk mengendalikan populasi kucing terutama kucing liar dan mempertahankan Jakarta sebagai kota bebas rabies atau nol kasus rabies," tutur Novy.
Baca juga: Miris, Sudah Kerja Puluhan Tahun Guru Honorer Selalu Terpinggirkan, Salah Siapa?
Dia melanjutkan, sterilisasi kucing yang akan dilakukan di wilayah Jakarta Barat itu, bekerja sama dengan pihak swasta.
Adapun durasinya rata-rata dua kali dalam sebulan.
"Iya (kerja sama dengan swasta), dilakukan dua bulan sekali. Pertama tahun ini, 7 Januari, kemudian 28 Januari, terus 8 Februari, 9 Maret terus 20 Maret dan seterusnya sampai Juni," jelas dia.
Nantinya, akan ada sterilisasi kucing kembali pada 10 Agustus 2024 mendatang yang akan digelar di Badan Penyuluhan Pertanian Kembangan.
Baca juga: 3 Tuntutan Demo PPDB SMA di Balai Kota Depok, Massa Tuding Pj Gubernur Jabar Politisasi Pendidikan
"Baru mau akan dilakukan kembali tanggal 10 Agustus 2024 di BPP Kembangan," kata Novy.
Diketahui sebelumnya, Sudin KPKP Jakbar meminta masyarakat khususnya para pemilik hewan penular rabies (HPR) untuk mengantarkan hewan kesayangannya ke lokasi vaksinasi terdekat.
"Salah satunya adalah mengantarkan hewan kesayangannya ke lokasi yang menjadi tempat vaksinasi yang telah ditentukan oleh pihak RT/RW, kelurahan maupun kecamatan saat tim Sudin KPKP Jakbar ada giat vaksinasi," kata Novy.
Baca juga: Federasi Serikat Guru Indonesia Sarankan Disdik DKI Jakarta Kontrak Guru Honorer
Menurutnya, itu adalah salah satu bentuk tanggung jawab pemilik HPR terhadap lingkungan dan warga sekitar.
"Masyarakat yang memiliki hewan kesayangan diharapkan untuk lebih memperhatikan kesehatan dan memelihara hewan kesayangannya sebagai bentuk tanggung jawab sebagai pemilik hewan peliharaan terhadap lingkungan sekitarnya," pungkas dia. (m40)
| Didukung PKS Maju Pilkada Jatim, Khofifa-Emil: Jalan Kemenangan Semakin Dekat |
|
|---|
| 3 Tuntutan Demo PPDB SMA di Balai Kota Depok, Massa Tuding Pj Gubernur Jabar Politisasi Pendidikan |
|
|---|
| Tolak Ajakan Taaruf, Cut Syifa Cari Sosok Lelaki yang Paham Agama |
|
|---|
| Miris, Sudah Kerja Puluhan Tahun Guru Honorer Selalu Terpinggirkan, Salah Siapa? |
|
|---|
| Bacagub Jawa Barat dari Partai Nasdem Ilham Habibie Temui Ahmad Syaikhu di Markas PKS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Suasana-vaksin-rabies-untuk-klasifikasi-hewan-anjing-kucing-dan-kera-disiapkan-Sudin-KPKP-DKI.jpg)