Kamis, 11 Juni 2026

Pembunuhan

Saksi Kunci Benarkan Pegi alias Perong Pelaku Pembunuhan Vina Cirebon

Pegi kerap kumpul bersama para pelaku lainnya saat sore maupun malam hari

Tayang:
istimewa
Tampang Pegi Setiawan alias Perong, salah satu DPO kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Dewi (16) dan Muhammad Rizky Rudiana (16) atau Eky di Cirebon. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEKASI - Tim penyidik Dirkrimum Polda Jabar menangkap Pegi Setiawan alias Perong seorang DPO terduga pelaku kasus pembunuhan Vina dan Muhamad Rizky Rudiana alias Eky di Cirebon, Jawa Barat pada tahun 2016 silam.

Penangkapan Pegi menjadi perdebatan masyarakat dan banyak yang menyebut kepolisian salah tangkap.

Terkait hal itu, Aep (30) warga Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi yang menjadi saksi kunci kasus tersebut mengaku kembali diperiksa oleh kepolisian usai penangkapan Pegi.

Aep yang sebelumnya pernah diperiksa sebagai saksi dan dimintai keterangannya oleh polisi pada tahun 2016 silam itu mengaku ditanya terkait kebenaran tampang DPO yang berhasil diamankan pada Rabu (22/5/24) kemarin.

Baca juga: Polisi Tindak Pemotor yang Naik Trotoar di Jalan Margonda Depok

"Ya terakhir berikan keterangan soal masalah DPO yang baru ketangkap, menanyakan apakah saudara kenal sama orang ini?" kata Aep di Cikarang

Aep mengungkapkan, dirinya kenal dengan Pegi yang ditangkap polisi baru-baru ini. Dia juga membenarkan Pegi itu sosok pelaku yang dilihatnya ada di lokasi saat peristiwa Vina dan Eky di Cirebon.

"Waktu penangkapan itu saudara Pegi yang ditangkap itu tidak ada. Tapi pas kejadian itu ada saya lihat kenal wajahnya tapi engga tahu namanya," ungkapnya.

Baca juga: Banjir 2 Meter di Kebon Pala Jakarta Timur, Bayi dan Lansia yang Terjebak Dievakuasi PPSU

Saat ditanya terkait keseharian sosok Pegi Setiawan alias Perong, Aep menjawab tidak mengetahui hal tersebut.

Hanya saja kata Aep, sosok Pegi kerap berkumpul bersama-sama dengan para terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Pegi kerap kumpul bersama para pelaku lainnya saat sore maupun malam hari.

"Sering nongkrong, keseharian dia ngapain kerjaan dia ngapain itu saya gak tau. Taunya pas lagi nongkrong-nongkrong saja setiap sore kalo gak malam nongkrong di situ," tuturnya.

Baca juga: Peta Kekuatan Politik di Jabar Sama Kuat, Tak Ada Parpol yang Bisa Usung Sendiri Calon Gubernur

Untuk diketahui, sosok pemuda bernama Aep (30) warga asal Kampung Pilar Barat, Desa Karang Asih, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi menjadi saksi kunci peristiwa yang merenggut nyawa pasangan Vina dan Eky di Cirebon, Jawa Barat.

2016 silam, Aep bekerja sebagai tukang cuci mobil di sebuah bengkel dan car wash tak jauh dari lokasi peristiwa yang menimpa Vina dan Eky.

Aep bekerja sejak tahun 2011 hingga 2016 atau dua minggu setelah kejadian tersebut. Dirinya kembali ke Cikarang takut menjadi sasaran pelaku karena telah melapor atau menjadi saksi pada pengungkapan kasus tersebut.

Baca juga: Kota Bogor Raih Juara Umum di Ajang POPWILDA Jabar 2024, Kota Depok Peringkat Ketiga

"Kebetulan saat kejadian 2016, itu gak lama kejadian itu saya melapor, berhubung saya takut sama pihak keluarga pelakunya bahwa saya yang pelapornya akhirnya saya memutuskan untuk pulang, sekitar 2 minggu setelah kejadian," ujarnya. (Maz)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved