Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana
RS Brimob Depok Beri Trauma Healing Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana
Kepala RS Brimob, AKBP dr Taufik Ismail menjelaskan, trauma healing tersebut dilakukan untuk menghilangkan trauma pada korban
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Vini Rizki Amelia
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIMANGGIS - Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Brimob Depok memberikan terapi trauma healing untuk korban luka kecelakaan rombongan bus SMK Lingga Kencana pada Senin (13/5/2024).
Terapi trauma healing tersebut dilakukan oleh dokter ahli jiwa untuk korban luka-luka akibat kecelakaan bus yang terjadi di Subang, Jawa Barat pada Minggu (11/5/2024) lalu.
Kepala RS Brimob, AKBP dr Taufik Ismail menjelaskan, trauma healing tersebut dilakukan untuk menghilangkan trauma pada korban.
“Untuk trauma healing kita rencanakan hari ini, diberikan oleh dokter ahli jiwa kita siang hari ini,” kata Taufik di RS Brimob Depok.
Baca juga: Pria yang Viral Minta Uang Parkir Rp 150 Ribu ke Pengunjung di Istiqlal Ditangkap Polisi
“Saat ini sedang berkoordinasi dengan keluarga, korban, untuk trauma healing tersebut,” sambungnya.
12 Korban Masih Jalani Perawatan
Sebelumnya, Sejumlah pasien luka-luka korban kecelakaan rombongan bus SMK Lingga Kencana masih menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Brimob Depok.
Kepala RS Brimob, AKBP dr Taufik Ismail menjelaskan, pihaknya menerima 29 pasien korban kecelakaan bus di Subang, Jawa Barat yang terjadi pada Sabtu (11/5/2024).
Hingga Senin (13/5/2024), 17 pasien dengan luka-luka ringan sudah dipulangkan usai mendapatkan perawatan.
Sedangkan sisanya, 12 korban luka-luka berat masih menjalani perawatan.
“Saat ini kami masih merawat ada 12 korban di ruang perawatan, dan satu ada yang dirawat di ICU,” kata Taufik di lokasi.
Taufik menambahkan, dari 12 pasien yang masih menjalani perawatan, tujuh diantaranya telah menjalani operasi orthopedi karena luka berat yang diderita.
Baca juga: Detik-detik Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana di Subang, Ini Kesaksian Korban Selamat
“Hari ini akan dilanjutkan kembali satu pasien (operasi) yang mengalami cedera pada tulang rahang, dan akan dilakukan operasi oleh ahli bedah mulut,” ungkapnya.
Selain korban luka-luka, insiden kecelakaan bus tersebut juga menewaskan 11 orang.
10 korban tewas merupakan satu guru dan sembilan siswa SMK Lingga Kencana Depok dan satu lainnya merupakan warga Subang, Jawa Barat yang terserempet bus.
Baca juga: Ada Dua Tersangka Pembunuh Mayat Dibungkus Sarung di Pamulang, Seorang Diantaranya Keponakan
Seluruh korban tewas dalam kecelakaan tersebut sudah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Minggu (12/5/2024) kemarin. (m38)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Kepala-RS-Brimob-Depok-AKBP-Taufik-Ismail.jpg)