Tembok SPBU Roboh
Tembok SPBU Roboh, Keluarga Korban Tewas Dapat Santunan dari Pertamina dan Serahkan Hukum ke Polisi
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Henrikus Yossi menuturkan masih menggali informasi guna mengetahui penyebab robohnya tembok
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, TEBET- Polisi sebut tembok pembatas SPBU di Jalan Tebet Barat Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, yang tewaskan 3 orang, merupakan milik Pertamina.
Adapun tiga orang yang tewas tertimpa itu merupakan satu keluarga, terdiri dari pasangan suami istri, dan satu anak perempuannya.
"(Tembok milik) Pertamina," ucap Kapolsek Tebet, Kompol Murodih saat dikonfirmasi, Senin (22/1/2024).
Dijelaskan Murodih, keluarga korban telah bertemu dengan pihak Pertamina. Dalam pertemuan tersebut, pihak keluarga akan diberikan santunan.
Baca juga: Atang Trisnanto Paparkan Capaian Kinerja DPRD Kota Bogor Tahun 2023, KomitmenTuntaskan Amanah
"Dari pihak Pertamina sudah saya ketemu dari pihak pengelola di sana. Dia juga sama turut berbela sungkawa kemudian juga mungkin memberikan suatu kepedulian ke korban dan sudah disampaikan ke pihak keluarga," ujarnya.
Murodih menuturkan, pihak keluarga korban, menyerahkan seluruh proses hukum kepada kepolisian.
"Menyerahkan seluruh proses ke kita. Jadi proses ini ditindaklanjuti oleh Polres (Jakarta Selatan). Keseluruhan nanti Polres yang akan menangani," ujar Murodih.
Baca juga: Korban Tewas Tembok Roboh di Tebet Ternyata Tinggal Menetap di Tenda Sejak Lama
Di samping itu, pantauan wartakotalive.com di lokasi, Senin (22/1/2024), tampak puing-puing beton dari tembok tersebut, masih berserakan.
Tiga buah tiang listrik pun hampir terjatuh, tertimpa tembok.
Selain itu, garis polisi juga tampak dipasang mengelilingi reruntuhan tembok pembatas SPBU tersebut.
SPBU juga tampak ditutup, dan tak beroperasi, setelah insiden robohnya tembok hingga menewaskan tiga orang.
Baca juga: Gelar Razia Gabungan, Polres Bogor Sita 143 Knalpot Brong
Di sisi lain, Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Henrikus Yossi menuturkan masih menggali informasi guna mengetahui penyebab robohnya tembok.
"Akan terus gali info seputar fakta peristiwa atau situasi sebelum peristiwa terjadi," kata Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Henrikus Yossi, Senin (22/1/2024).
Dia mengatakan, akan memeriksa sejumlah saksi, termasuk warga sekitar dan karyawan SPBU.
Baca juga: Mayat Pria Pakai Cincin Batu Akik Ditemukan Tersangkut di Sungai Krukut Depok
"Tentu dari SPBU adalah karyawan-karyawan yang memang menyaksikan atau mengetahui, itu pasti dimintai keterangan. Dari warga juga," ujar dia.
Adapun ketiga korban tewas yakni Ami Kusuma Dewi (35), Sumedi Riyanto (80), dan Thio (74). (m41)
| Atang Trisnanto Paparkan Capaian Kinerja DPRD Kota Bogor Tahun 2023, KomitmenTuntaskan Amanah |
|
|---|
| Polres Karawang Selidiki Kasus Ratusan Warga yang Keracunan Akibat Bocornya Gas Kimia PT Pindo Delli |
|
|---|
| Pengamat Sebut Banyak Orang Bilang Tampang Gibran Pengen Dicaci dan Dihina |
|
|---|
| Hotman Paris dan Inul Daratista Mengadu ke Airlangga Hartarto Soal Pajak Naik 40 Persen |
|
|---|
| Hendak Cari Biawak, Warga Depok Malah Dikejutkan dengan Penemuan Mayat Mengapung di Kali Krukut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Tembok-SPBU-Tebet-yang-Roboh-milik-Pertamina.jpg)